Suara.com - Seorang bocah lelaki yang mengaku ditinggal orang tuanya mudik baru-baru ini menjadi sorotan publik dan viral. Bagaimana tidak, bocah itu terlihat dalam keadaan miris karena harus mengemis demi bisa makan.
Video mengenai bocah itu viral setelah diunggah oleh akun Instagram @nyinyir_update_official. Akun ini membagikan ulang akun dari influencer @steven.stenlyy.
Saat momen lebaran dimanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara, kondisi berbeda dialami bocah itu. Sang bocah tampak tidak bisa menikmati momen Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan kegembiraan, lantaran harus mencari uang untuk makan.
Saat ditemui Steven, bocah ini mengakui ditinggal orang tua mudik dan kesulitan makan. Hal itu membuatnya terpaksa mengemis. Berikut fakta-fakta mengenai kejadian tersebut:
1. Mengaku Ditinggal Mudik Orang Tua
Bocah itu terlihat sedang tiduran di dalam ruangan ATM yang memang terkenal dingin. Dengan kondisi memprihatinkan, ia mengatakan hidup sendirian lantaran kedua orang tuanya tega meninggalkannya untuk pulang ke kampung halaman.
“Orangtuaku... mereka tinggalkan saya," ungkap bocah berkaus merah tersebut.
2. Tidak Punya Makanan di Rumah
Jawaban sang bocah yang mengaku ditinggal mudik orang tua tentu membuat banyak pihak terenyuh. Apalagi, bocah lelaki itu masih sangat belia.
Baca Juga: Menhub: Pelabuhan Panjang akan Dijadikan Alternatif Penyeberangan di Musim Mudik Tahun Selanjutnya
Ia juga mengatakan tidak memiliki makanan di rumah, sehingga harus meminta-minta demi menyambung hidupnya selama ditinggal mudik.
"Karena di rumahnya gak ada makanan, adik ini terpaksa meminta belas kasihan dari orang-orang yang mampir di ATM ini," jelas pemilik konten.
3. Sang Bocah Diberi Makan
Steven selaku pengunggah video langsung memberi bocah itu makanan. Ia mengungkapkan bagaimana sang bocah tampak benar-benar kelaparan.
"Adik ini benar-benar kelaparan," katanya.
4. Diberi THR dan Buat Beli Beras
Berita Terkait
-
Menhub: Pelabuhan Panjang akan Dijadikan Alternatif Penyeberangan di Musim Mudik Tahun Selanjutnya
-
Arus Balik H+3 Lebaran, 815.612 Kendaraan Warga Kembali Masuk ke Wilayah Jabotabek
-
Wisatawan Ini Bagi THR ke Gajah Saat Kunjungi Taman Safari, Warganet: Gajahnya Pinter Banget
-
Setelah Salat Ied, Bolehkah JIS untuk Ibadah Agama Lain? Ini Jawaban Anies Baswedan
-
Detik-Detik Mobil Pick Up Bablas Nabrak Tembok, Emak-Emak di Bak Belakang Mental, Publik: Sakit Sih Pasti
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan