Suara.com - Kepala Terminal Kalideres Jakarta Revi Zulkarnaen mengatakan puncak arus balik mudik lebaran akan terjadi pada hari ini Minggu (8/5) atau H+5 Lebaran.
"Hari ini puncaknya arus balik. (Arus) Kedatangan penumpang tinggi," kata Revi, ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta, Minggu.
Kedatangan penumpang arus balik Lebaran di Terminal Kalideres memasuki H+5 Lebaran per pukul 13.00 WIB tercatat sebanyak 209 bus dengan mengangkut 3.176 penumpang.
"Baru sampai jam 1 siang (13.00 WIB) saja sudah segitu. Sudah dipastikan ini puncak arus balik. Karena kemarin seharian enggak sampai segitu," katanya.
Jumlah tersebut kata dia, mengalami peningkatan dibandingkan H+4 Lebaran yang tercatat sebanyak 332 bus dengan mengangkut 2.514 penumpang.
Pada H+3, tercatat kedatangan sebanyak 265 bus dengan mengangkut sebanyak 1.791 penumpang, H+2 sebanyak 141 bus dengan 506 penumpang, sementara H+1 ada 102 bus dengan 367 penumpang.
"Tadi dominasi bus yang datang dari Jawa Tengah sama Sumatra. Nanti mulai jam 3 sore (15.00 WIB) paling banyak datang dari Jawa Barat, Banten, dan Jateng," kata Revi.
Sementara untuk keberangkatan bus, pada H+5 tercatat sebanyak 25 bus dengan 104 penumpang, H+4 sebanyak 89 bus dengan 371 penumpang, H+3 sebanyak 166 bus dengan 672 penumpang.
Keberangkatan pada H+2 tercatat sebanyak 92 bus dengan 367 penumpang, dan pada H+1 sebanyak 81 bus dengan 419 penumpang. (Antara)
Berita Terkait
-
Arus Balik H+4 Lebaran Cetak Rekor Tertinggi, Diprediksi Akan Meningkat Lagi Hari Ini
-
Tak Boleh Bicara Saat Antar Rombongan Mudik ke Wonogiri Pakai Mobil, Netizen Kagum pada Aktivitas Penumpang: Masyaallah
-
Puncak Arus Balik 2022, Apakah Stok BBM Aman?
-
Arus Balik di Bandara SMB II Palembang Bakal Terjadi Hingga H+7 Lebaran, 10 Mei 2022
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas