Suara.com - Warga Lombok Tengah rayakan tradisi Lebaran Topat usai Idul Fitri 2022 di Pantai KEK Mandalika. Jumlah orang yang ikut hingga ribuan. Perayaan tradisi Lebaran Topat merupakan bentuk syukur warga di NTB yang telah melaksanakan puasa sunnah di bulan Syawal selama 6 hari usai Idul Fitri.
Lebaran Ketupat (Lebaran Topat) 1443 Hijriah, dilakukan Senin (9/5/2022) hari ini. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di KEK Mandalika ini terus meningkat setiap hari usai Lebaran dan peningkatan diperkiraka akan terjadi hingga sore hari.
Warga yang datang bersama keluarga maupun temannya tidak hanya untuk mandi di pantai, namun sebagian juga dari mereka datang untuk melihat keindahan wisata di Mandalika dengan berswafoto di papan nama Sirkuit Mandalika maupun di Bukit Seger.
"Kunjungan wisatawan hari ini di Mandalika ramai sekali," kata Kapolsek Kawasan Mandalika Polres Lombok Tengah, Iptu I Made Dimas di Praya, Senin.
"Puncak keramaian libur Lebaran itu diprediksi hari ini," katanya.
Untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas dan hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya melaksanakan pengamanan wisata di semua Pantai di wilayah Mandalika seperti di Pantai Senek dan Pantai Tanjung Ann.
Dalam kesempatan itu, anggota polisi memberikan himbauan kepada petugas parkir untuk bertanggung jawab sepenuh nya terhadap kendaraan yang di parkir di areal nya dan tidak terkesan memaksa pengunjung untuk parkir.
"Kita juga menghimbau kepada pengunjung agar selalu waspada dan menjaga barang bawaannya," kata I Made Dimas.
Sejumlah tempat destinasi wisata pada perayaan Lebaran Topat 2022 ramai dikunjungi wisatawan, seperti di Pantai Tanjung An, Bukit Seger, depan Sirkuit Mandalika, Pantai Selong Belanak, Pantai Mawun warga terlihat ramai datang bersama keluarga untuk liburan.
Baca Juga: Setelah Lebaran, Kabupaten Kampar Punya Tradisi Hari Raya Enam, Seperti Apa Perayaannya?
Selain destinasi wisata pantai yang diserbu warga, destinasi wisata alam seperti Air Terjun Benang Stokel, Benang Kelambu, Kolam Renang Aik Bukak dipadati warga dari berbagai daerah, baik dari Lombok Tengah maupun daerah lainnya di wilayah NTB.
"Ramai sekali hari ini di Pantai Tanjung An," kata Gede Gisiyasa warga Kota Mataram.
Setelah hampir dua tahun dampak pandemi COVID-19 tidak ada perayaan Lebaran Topat. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah pada 2022 ini menggelar kegiatan perayaan Lebara Topat yang dirangkaikan dengan peluncuran Sirkuit Motor Croos Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara yang telah tuntas dikerjakan.
"Apa yang jadi hajat bersama untuk memberikan pelayanan kepada elemen masyarakat yang hobi otomotif bisa berjalan sesuai kehendak semua, karena itu dia berharap dukungan semua pihak. Kita tak bisa mampu tanpa kerjasama kita semua," kata Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri. (Antara)
Berita Terkait
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri: Durasi, Waktu, dan Hukumnya
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F