Suara.com - Deddy Corbuzier mendapat sorotan negatif dari banyak pihak usai ia mengundang pasangan gay di podcast miliknya. Bahkan kekinian, buntut dari tayangan tersebut, ada seruan memboikot Podcast Close The Door di kanal YouTube milik pria berkepala plontos itu.
Seruan memboikot itu salah satunya datang dari anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP Illiza Sa'adudin Djamal.
Illiza dalam keterangannya, meminta masyarakat memboikot Podcast Close The Door serta kanal YouTube Deddy apabila Deddy tidak menghapus atau takedown video wawancara bersama pasangan gay dengan judul Tutorial jadi Gay di Indo.
"Konten tersebut sangat tidak layak dan tidak mendidik. Dari memberikan panggung dengan mengundang pasangan gay itu saja sudah sangat tidak mencerminkan budaya kita," kata Illiza, Selasa (10/5/2022).
Illiza khawatir pembiaran terhadap konten-konten bermuatan gay bisa menjadi berbahaya lantaran dapat menjadi media mempromosikan LGBT.
"Ini sangat bertentangan dengan negara kita, negara yang beragama, apalagi bagi Islam, perbuatan tersebut sangat dilaknat," ujarnya.
Illiza berkeyakinan bahwa semua agama yang ada di Indonesia melarang LGBT. Hukum Indonesia sendiripun, lanjut Illiza menyebutkan bahwa pernikahan sesama jenis melanggar UU Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Tidak sekadar menyerukan boikot, Illiza sekaligus mengecam aksi Deddy yang mengundang pasangan gay. Menurut dia, sebagai publik figur Deddy dapat lebih berhati-hati.
"Kita menentang keberadaan LGBT bukan membenci orangnya tapi perilaku penyimpangan seksual yang mereka lakukan. Kita meminta agar pemerintah benar-benar konsen melakukan penertiban dan sebagainya. Kita juga menyayangkan podcast yang dilakukan oleh Deddy Corbuzier serta meminta agar dapat menghapus konten yang sudah di-expose," tutur Illiza.
Baca Juga: Tagar Unsubscribe Podcast Corbuzier Trending, Jumlah Subscriber Youtube Deddy Corbuzier Melorot
Minta Kominfo Hapus Konten Video Gay
Gara-gara mengundang pasangan gay Ragil dan Fred di podcastnya, serangan untuk Deddy Corbuzier terus berdatangan. Bahkan, banyak pihak yang menilai Deddy sudah promosikan LGBT.
Bahkan, kini berbuntut panjang. Unggahan tersebut mendapat respons dari Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Iqbal.
Menurut Iqbal, video tersebut tidak pantas diunggah karena dinilai mempromosikan pernikahan sesama jenis.
“Jelas ini bertentangan dengan agama dan hukum yang berlaku di negeri ini,” kata Iqbal dalam keterangannya, Senin (9/5).
Sekretaris Fraksi PPP MPR RI itu mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menghapus video tersebut.
Berita Terkait
-
Tagar Unsubscribe Podcast Corbuzier Trending, Jumlah Subscriber Youtube Deddy Corbuzier Melorot
-
Wakil Rakyat Desak Kominfo Take Down Video Deddy Corbuzier yang Undang Pasangan Gay: Jika Perlu Proses Hukum
-
Selain Dihujat Akibat Ragil Mahardika, Followers IG Deddy Corbuzier Menyusut hingga 8 Juta
-
Deddy Corbuzier Dihujat Undang Ragil Mahardika, Pernikahan Rohimah dengan Pria Turki Bermasalah?
-
9 Bintang Tamu Podcast Kontroversial Deddy Corbuzier, Ada Mantan Menteri Korup hingga Pasangan Gay Ragil Mahardika
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook