Suara.com - Sebanyak 50 keluarga di Perumahan Prima Tangerang, Sepatan jadi korban banjir Tangerang. Sebab Situ Bukakan meluap hingga menyebabkan perumahan terendam banjir.
Perumahan Prima Tangerang ada di Desa Karet, kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Perumahan terendam sejak Selasa (11/5/2022) malam.
Banjir tersebut merupakan bagian dari efek terjadinya guyuran hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Selasa malam.
Sehingga volume air di danau setempat meluap ke permukiman warga sekitar.
"Yang terdampak dalam banjir ada kurang lebih 50 KK. Akibat hujan dengan intensitas tinggi, sehingga meluapnya Danau Situ Bulakan," kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir di Tangerang, Rabu.
Ketinggian air yang merendam wilayah itu mencapai 60 sampai 70 centimeter.
Namun warga yang terdampak masih bertahan di rumah masing-masing.
"Ketinggian air 60-70 centimeter, dan sebagian warga masih bertahan di rumah," katanya.
Baca Juga: Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu, Puluhan Rumah Terdampak
Ia mengatakan, dalam upaya membantu aktivitas masyarakat setempat, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Tangerang telah menerjunkan sejumlah petugas ke lokasi. (Antara)
Berita Terkait
-
Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi