Suara.com - Ketua Fraksi PDIP DPRD Jakarta, Gembong Warsono mengritik Gubernur Anies Baswedan yang melakukan perjalanan keliling tiga negara Eropa. Gembong menyebut kegiatan itu hanyalah jalan-jalan di akhir jabatan.
Gembong menilai Anies hanya jalan-jalan karena tidak tahu secara rinci apa saja kegiatan Anies selama di luar negeri. Namun, dari informasi yang ia dapat, tidak ada hal mendesak yang perlu dilakukan hingga perjalanan ini perlu dilakukan.
"Mengakhiri masa jabatannya jalan-jalan kan nggak papa toh? Iya kan. Kan kita nggak tahu agendanya, artinya ke Eropa itu agenda pembahasan masalah apa kan kita nggak tau, maka kesimpulan saya di akhir masa jabatan ya jalan-jalan saja gitu, untuk refreshing," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Rabu (11/5/2022).
Anies diketahui berencana membahas soal Moda Raya Terpadu (MRT) dalam perjalanannya. Gembong juga menilai tidak ada hal yang perlu dibahas lebih lanjut mengenai proyek ini sampai ke luar negeri.
"Apa yang mau dibahas? Kan MRT sudah jalan. Mau kerja sama apa lagi tentang MRT kan," tuturnya.
Sementara itu, dua agenda lainnya memenuhi undangan bidang transportasi dan sister city juga dianggapnya tidak jelas. Ia menganggap pembahasan MRT hanya sekadar alasan untuk bisa jalan-jalan.
"Kedua agenda berikutnya kita nggak tahu, karena tidak tahu agenda lain kecuali MRT kan kesimpulannya jalan-jalan aja. MRT itu sebagai agenda seolah-olah ada hal urgen yang harus dibahas antar negara-negara sahabat," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan untuk melakukan perjalanan luar negeri hari ini, Selasa (10/5/2022). Rencananya, ada tiga negara yang dikunjungi Anies.
Baca Juga: Muncul Wacana Nama Anies Baswedan Gantikan Sebutan JIS, Wagub Jakarta: Tidak Sejauh Itu
Hal ini dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Riza menyebut Anies akan berada di luar negeri selama delapan hari.
"Rencananya besok malam (Anies memang mau ada agenda ke Eropa, ke beberapa negara, di antaranya London (Inggris), Berlin (Jerman), dan Paris (Perancis). Sementara itu," ujar Riza di Balai Kota DKI, Senin (10/5/2022).
Politisi Gerindra itu menyebut Anies akan melakukan tiga agenda. Agenda pertama adalah membahas soal proyek Moda Raya Terpadu (MRT) di ibu kota yang masih berjalan saat ini.
"Pertama, menindaklanjuti kerja sama transportasi termasuk pembiayaan MRT dan juga transportasi lainnya," jelasnya.
Selanjutnya, Anies juga akan menghadiri kegiatan terkait transportasi di salah satu negara.
"Yang ketiga, terkait dengan Sister City, Smart City, dan sebagainya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Puji Hasil Kampung Susun Bayam, Pengamat: Anies Memang Jago Soal Urusan Public Policy
-
Muncul Wacana Nama Anies Baswedan Gantikan Sebutan JIS, Wagub Jakarta: Tidak Sejauh Itu
-
LIPSUS: Integrasi Penuh Pembangunan MRT
-
Momen Akrab Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Rakernas APPSI Jadi Sorotan, Sinyal Siap 'Duet' Tahun 2024?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal