Suara.com - Briptu Hasbudi menjadi kaya raya karena aktivitas tambang emas ilegal di Kalimantan Utara. Kegiatan melawan hukum ini sejatinya tak perlu dilakukan karena gaji dan tunjangan sebagai anggota polisi sudah lumayan. Berapa sebenarnya gaji Briptu Hasbudi?
Briptu Hasbudi ditangkap rekannya sesama apart kepolisian di Bandara Juwara Tarakan, Kamis (5/5/22) pekan lalu. Briptu Hasbudi terungkap menjadi sosok bos dari sebuah tambang emas ilegal.
Usaha ilegalnya tak sekadar tambang emas. Ternyata, Briptu Hasbudi juga punya usaha pengiriman baju bekas ilegal dari Malaysia ke dalam negeri.
Dua usaha itu membuat Briptu Hasbudi kaya raya. Sebagai seorang polisi berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu), kekayaannya terbilang tak wajar. Dia memiliki rumah mewah dengan mobil Alphard dan Honda Civic.
Dugaan mengarah bahwa kekayaannya berasal dari usaha ilegal yang dijalankannya. Kekayaan itu tak dinikmati sendiri. Briptu Hasbudi diduga juga turut mengalirkan dana ke oknum pejabat. Hal itu diyakini untuk memperlanjar usaha ilegalnya.
Gaji Briptu Hasbudi
Kekayaan yang didapat dari usaha ilegal tambang emas dan pakaian bekas dari Malaysia memang sangat menjanjikan. Buktinya, dia bisa menunjukkan eksistensi dengan barang-barang mewah.
Bahkan setelah ditangkap di Bandara Juwara Tarakan, polisi turut menemukan 800 karung pakaian bekas. Barang-barang tersebut diduga dikirim dari Tawau, Malaysia.
Barang-barang mewah itu mustahil bisa didapatnya bila hanya berbekal pendapat sebagai polisi berpangkat Briptu. Sebagai seorang polisi, dia mendapat gaji dan tunjangan kinerja.
Besaran gajinya sebagai seorang polisi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2001 Tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Gaji polisi bintara berpangkat Briptu sebesar Rp2.169.500 hingga Rp3.565.200. Besaran gaji ini menyesuaikan masa kerja seorang polisi berpangkat Briptu.
Gaji itu akan ditambah tunjangan kinerja yang nilainya sama besarnya dengan gaji. Polisi berpangkat Briptu masuk dalam kelas jabatan 5. Merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 103 Tahun 2018, tunjangan kinerja Briptu sebesar Rp2.493.000.
Artinya, Briptu Hasbudi dalam sebulan menerima minimal Rp4.662.000. Jumlah itu nantinya masih ditambah berbagai tunjangan lain, seperti tunjangan keluarga hingga tunjangan lauk pauk.
Gaji itu sejatinya cukup untuk hidup berkecukupan di Kalimantan Utara. Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Utara pada 2022 sendiri hanya Rp3.016.738 atau jauh dibawah pendapatan yang diterima Briptu Hasbudi setiap bulan.
Kontributor : Lukman Hakim
Tag
Berita Terkait
-
Harta Kekayaan Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tambang Emas Ilegal
-
Profil Briptu Hasbudi, Polisi yang Jadi Bos Tajir Tambang Emas Ilegal dan Diduga Bisnis Narkoba
-
Terkuak, Pejabat dan Oknum Jendral Disinyalir Terima Aliran Dana dari Bisnis Briptu Hasbudi
-
Pengamat Hukum Sebut Kasus Briptu Hasbudi Sebagai Kotak Pandora
-
Briptu Hasbudi Jadi Bos Tambang Emas Ilegal Dan Diduga Bisnis Narkoba, Begini Respons Mabes Polri
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin
-
Transportasi Publik Belum Jadi Layanan Dasar, ITDP Dorong Penguatan Kebijakan Nasional
-
Dunia Harus Tahu! 8 Juta Warga Sudan Terancam Kelaparan, 700 Ribu Anak di Ambang Maut
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi
-
Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa
-
Ketergantungan Energi Fosil Bebani APBN, Transisi Energi Bisa Jadi Solusi?
-
Raja Charles Sindir Trump di Gedung Putih, Candaan soal Bahasa Prancis Bikin Ruangan Pecah
-
Bakal Hadiri May Day 2026 di Monas, Prabowo Subianto Siapkan 'Kejutan' untuk Buruh