Suara.com - Usai menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Sabtu (14/5/2022) hari ini, puluhan ribu massa dari Partai Buruh dan serikat lainnya mulai berdatangan ke area Stadion Utama Gelora Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Di lokasi tersebut, massa buruh akan merayakan puncak Hari Buruh bertajuk "Fiesta".
Pantauan Suara.com pukul 12.00 WIB, mayoritas massa yang mengenakan kaos berwarna oranye bertuliskan "Partai Buruh" mulai memasuki Stadion Utama GBK. Massa yang bergerak dari Gedung DPR RI terpantau berbaris dengan teratur ketika memasuki Zona 12 A Pintu 91-92.
Orator yang berada di atas mobil komando juga meminta massa untuk segera memasuki stadion dengan tertib. Orator juga meminta massa untuk tidak membawa korek ketika acara berlangsung guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, polisi telah menyiagakan pengamanan. Salah satunya menurunkan mobil barracuda dan raisa (pengurai massa).
Sejumlah kendaraan tersebut terparkir di Zona 10 GBK. Selain itu, terdapat pula mobil ambulans yang telah bersiga.
Tidak hanya itu, terdapat pula sejumlah motor trail milik anggota Brimob Polri. Massa buruh yang tidak bergerak ke Gedung DPR RI terpantau sudah memadati kawasan GBK.
Rata-rata massa aksi mengenakan kaos berwarna oranye dengan tulisan 'Partai Buruh'.
Atisipasi Penyusup
Terkait perayaan hari buruh hari ini, polisi telah menyiagakan pengamanan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah satunya adalah menghidari adanya penyusup. Nantinya, polisi akan bersiaga di beberapa pintu masuk dan akan melakukan pemeriksaan secara ketat.
Baca Juga: Usai Aksi di Depan DPR, Massa Buruh Bergerak ke GBK Hadiri Puncak May Day Fiesta
"Di pintu ring 2, ada 8 pintu masuk di sini pintu A sampai dengan H itu akan kita lakukan pemeriksaan, tentunya kita berharap juga ini tidak dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok lain yang memang yang bukan buruh," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin di kawasan, GBK, Sabtu (14/5/2022).
Terhadap kegiatan hari ini, Komarudin berharap berjalan dengan lancar. Dia menyebut, pihaknya akan memastikan massa tidak membawa senjata tajam hingga senjata api nantinya.
"Dan tentunya juga kita berharap bahwa aktivitas di dalam nanti bisa berjalan dengan lancar, kita melakukan pemeriksaan terhadap pembawaan ataupun barang-barang bawaan seperti sajam, senpi. Kemudian juga miras termasuk juga mercon, dan sebagainya," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama