Suara.com - Rusia pada Senin (16/5/2022) mengklaim telah menembak jatuh tiga pesawat jet tempur Ukraina dekat Snake Island di Laut Hitam pada Minggu malam waktu setempat.
Menyadur laman Anadolu, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, sistem pertahanan udara menjatuhkan dua jet tempur Su-25 dan satu Su-24 milik angkatan bersenjata Ukraina.
Juga, 10 kendaraan udara tak berawak hancur dan 18 peluru yang ditembakkan dari peluncur roket ganda Smerch berhasil dicegat, kata Igor Konashenkov, juru bicara kementerian, pada konferensi pers di Moskow.
Dengan rudal berbasis udara presisi tinggi, angkatan udara Rusia menghantam dua titik komando Ukraina, delapan titik tembak, lima gudang amunisi, dan 16 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, tambahnya.
Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 168 pesawat, 125 helikopter, 889 kendaraan udara tak berawak, 307 sistem pertahanan udara, 3.108 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 381 peluncur roket ganda, 1.529 artileri dan mortir lapangan, dan 2.949 unit kendaraan militer khusus telah dihancurkan," kata Konashenkov.
Sedikitnya 3.573 orang tewas dan 3.816 terluka di Ukraina sejak dimulainya perang pada 11 Februari. 24, menurut perkiraan PBB. Jumlah korban sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi.
Lebih dari 6,1 juta orang telah melarikan diri ke negara lain, dengan sekitar 7,7 juta orang mengungsi, menurut badan pengungsi PBB. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Renault Jual Pabriknya di Rusia Seharga Rp 200
-
McDonalds Tutup Restoran di Rusia, PHK 62 Ribu Karyawan
-
Dampak Sanksi Ekspor Migas Rusia Mulai Dirasakan AS, Masyarakat Diisukan Marah Pada Pemerintah
-
Mengapa Rusia Ngotot Rebut Pulau Ular dan Ukraina Gigih Mempertahankannya?
-
Dampak Perang Rusia-Ukraina, Akankah Moldova Menjadi Bagian Uni Eropa?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Hasil Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental
-
Viral Simulator Kuda Polri, Kadiv Humas: Pengadaan 2016, Harganya Rp1 Miliar
-
Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan
-
Importir Bawang Bombay Mini Ditangkap Polisi di Malang, Ratusan Karung Diamankan!
-
Mustasyar PBNU Doakan Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Banyak Manfaatnya
-
Rudal dan Drone Iran Bikin Donald Trump Ketar-ketir, Jarak Terbang di Luar Nalar
-
Bisa Kurangi 90 Persen Sampah ke Bantargebang, Anggota DPRD Tawarkan Skema Pengangkutan Terjadwal
-
Balas Mulut Besar Trump, Iran Beri Respons Keras: Kami yang Akan Menentukan Akhir Perang Ini
-
Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran
-
Pelaku Perampokan Sadis yang Tewaskan Pensiunan JICT di Bekasi Ditangkap!