Ditanya bertubi-tubi perihal barang yang dibawanya, Prio kemudian mengaku bahwa barang yang ia bawa adalah batu nisan makam.
Para petugas kemudian meminta untuk memeriksa bungkusan batu nisan itu dengan agak kasar. Setelah melihat isinya, para petugas tahu bahwa bungkusan yang ia bawa memanglah batu nisan.
Prio menyatakan bahwa ia ditanyai mengapa membawa batu nisan dan mengapa tidak ditempatkan di bagasi saja.
"Itu makamnya Gus Dur," jawab dia terpaksa.
Mendengar bahwa yang dibawa adalah nisan dari makam Gus Dur, wajah para petugas bandara langsung berubah. Bahkan yang sebelumnya mengelus-elus nisan tersebut sontak langsung mengngkat tangannya.
"Ya setelah mereka saya beri tahu bahwa itu adalah nisan makam GusDur, mereka lalu mengijinkan saya untuk membawa nisan itu ke dalam kabin pesawat," kata Prio saat ditanyai Suara.com melalui pesan langsung Twitter, Selasa (17/5/2022).
"Mereka juga membantu membungkus kembali nisan dg rapi seperti semula," imbuhnya.
Prio akhirnya diizinkan membawa nisan makam Gus Dur masuk pesawa. Ia sepanjang perjalanan memeluk nisan tersebut.
Baca Juga: Wanita Ini Beruntung, Punya Mertua Rasa Ibu Kandung, Dimasakin hingga Dirawat
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor
-
Buntut Kasus dr Icha, Kemenkes Izinkan Nakes Stop Layanan Jika Terintimidasi
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Riset: Hutan Mungkin Tak Lagi Menyerap Karbon Sebanyak yang Kita Perkirakan, Mengapa?
-
Nasib Pedagang Buah Kramat Jati: Niat Cari Nafkah Malah Dimaki Perwira Polisi Gegara 'Ngeyel'