Suara.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dan CEO Tesla, Elon Musk, masih menjadi sorotan beberapa pihak. Bahkan warganet Malaysia ikut mengomentari pertemuan ini, namun bukan karena substansinya melainkan karena sepatu yang dikenakan Jokowi.
Warganet Malaysia ternyata memuji Jokowi yang menemui Elon dengan memakai sepatu buatan Bandung, Jawa Barat. Pujian terus mengalir untuk Jokowi, bahkan sampai memunculkan harapan warganet Malaysia untuk bertukar pemimpin.
Salah satu yang ikut menyuarakannya adalah akun Twitter @arinmuhammad. Bahkan kocaknya, ia siap menukar Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob beserta seluruh kabinetnya dengan seorang Jokowi.
"Boleh nggak kita tukar Presiden dia dengan PM Malaysia kita? Kita naikkan sedikit deh, (kita) kasih semua menteri-menteri kita sekalian satu set," celetuknya, seperti dikutip Suara.com pada Selasa (17/5/2022).
Cuitan ini jelas langsung menimbulkan kegemparan. Beragam respons disampaikan oleh warganet, baik yang pro maupun kontra, baik yang disampaikan dengan serius sampai yang menggelitik perut.
Menariknya, permintaan @arinmuhammad untuk bertukar pemimpin ini ternyata turut memunculkan nama-nama tokoh politik Indonesia lain. Mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampai sang menteri serba bisa, Luhut Binsar Pandjaitan.
"Pliss jangan ambil Pak Jokowi, ambil saja Anies Baswedan," komentar warganet yang langsung menuai respons seperti, "Gratis Ongkir. Cashback 100%."
Benar-benar serupa transaksi di e-commerce ya.
"Kami punya Gubernur Indonesia, tak kasih free lah.. sila jemput segera di bulan Oktober," sambung warganet lain, merujuk pada berakhirnya masa jabatan Anies di Ibu Kota.
Baca Juga: Rajin ke Kepri, Besok Presiden Jokowi Tinjau Imunisasi Anak di Sejumlah Titik Tanjungpinang
"Di luar di lirik, di negara sendiri di caci maki. Miris," ujar warganet.
"Wkwkkwk kocak banget. Tapi maaf pak jokowi limited edition for indonesia only," imbuh warganet lain.
"#2024JokowiForMalaysia," cuit warganet yang malah siap mempromosikan RI 1 untuk ganti memimpin negeri jiran.
"Ga boleh, tapi kalau ngotot mau ambil Pak Luhut aja," kata warganet.
"Tukar tambah sama Siti Nurhaliza mau ga?" celetuk warganet yang tampaknya ogah bila mendapat kabinet PM Malaysia.
"Kemarin reog mau di klaim, sekarang Pak Jokowi mau diambil. Ada-ada aja negeri tetangga," seloroh warganet.
Berita Terkait
-
Girang Nemu Sosis Goceng Dapat Dua, Perempuan Merasa Kena Prank Penjual, Warganet: S1 Marketing Drop Out
-
Rajin ke Kepri, Besok Presiden Jokowi Tinjau Imunisasi Anak di Sejumlah Titik Tanjungpinang
-
Tolong Korban Kecelakaan, Driver Ojol Malah Tega Bobol ATM Korban Berdalih Bayar RS, Endingnya Lebih Bikin Geger
-
Elon Musk Beber Isi Pembicaraan dengan Presiden Jokowi: Diskusi Proyek Masa Depan
-
Sepatu Jokowi saat Bersua Elon Musk Bikin Salfok, RI 1 sampai Dipuji Warga Malaysia, Publik: Rumput Tetangga Lebih Hijau
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi