Suara.com - Laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social menyebutkan, kini pengguna internet di seluruh dunia jumlahnya mencapai 5 miliar orang. Jika melihat jumlah penduduk dunia yang sudah mencapai 7,93 miliar orang, maka jumlah pengguna internet di seluruh dunia angkanya mencapai 63 persen. Lantas negara mana saja yang punya akses internet tercepat?
Meski pengguna internet ada di seluruh dunia, infrastruktur internet di tiap negara tidaklah sama. Ada negara yang akses internetnya cepat, ada juga yang lambat.
Baru-baru ini, Worldpopulationreview merilis sebuah laporan mengai negra dengan akses internet tercepat di dunia.
Yang menarik, dalam laporan tersebut terungkap bahwa negara yang memiliki akses internet tercepat di dunia bukan berasal dari Amerika, Eropa atau Asia.
Menurut Worldpopulationreview, negara dengan akses internet tercepat adalah Uni Emirat Aram (UEA). Di sana, kecepatan internetnya mencapai 238,06 megabit per second (Mbps).
Dalam laporannya, Worldpopulationreview membagi daftar negara dengan akses internet tercepat dalam dua kategori, yakni akses internet seluler (mobile) dan internet broadband.
Penasaran negara mana saja yang memiliki akses internet tercepat di dunia? Berikut daftarnya, menurut Worldpopulationreview.
10 Negara dengan akses internet seluler (Mbps) tercepat di dunia:
1. Uni Emirat Arab: 238.06 Mbps
Baca Juga: Bandung Makin Cakap Digital: Belajar Membangun Komunitas di Era Digital
2. Korea Selatan: 202.61 Mbps
3. Norwegia: 177.72 Mbps
4. Qatar: 172.18 Mbps
5. China: 165.38 Mbps
6. Kuwait: 157.18 Mbps
7. Arab Saudi: 155.97 Mbps
Berita Terkait
-
Menkominfo: Teknologi 5G Akan Buka 4,6 Juta Lapangan Kerja
-
Akses Internet Smartfren Lancar hingga ke Lokasi Wisata, Pelanggan: Jadi Makin Asyik
-
Pantai Wediombo Dipasangi Jaringan Internet, Pemkab Ingin Kurangi Blank Spot di Gunungkidul
-
Bandung Makin Cakap Digital: Belajar Membangun Komunitas di Era Digital
-
Tak Mau Dikucilkan? Pastikan 4 Aturan Pertemanan Ini Sudah Kamu Pahami
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?