Suara.com - Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan kartu identitas penting untuk warga Indonesia. Terlebih ke depannya, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP akan menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Oleh karena itu, penting untuk membuat KTP. Lantas, bagaimana cara membuat KTP online?
Bagi Anda yang punya segudang aktivitas, ada kabar baik untuk Anda. Untungnya, sekarang Anda bisa membuat KTP Elektronik secara online. Sehubungan dengan itu, berikut cara membuat KTP Online.
Cara Membuat KTP Online
Cara membuat KTP Online bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Download aplikasi pembuat KTP Online
2. Registrasikan identitas Anda di aplikasi tersebut
3. Ajukan permohonan untuk membuat KTP secara online dengan cara pilih jenis layanan yaitu "Kartu Tanda Penduduk."
4. Isi semua data sesuai permintaan yang tertera dalam formulir pendaftaran
5. Unggah dokumen sesuai permintaan
Baca Juga: Atur Nama Warga di KTP, Pengamat Kebijakan Publik: Ini Intervensi Negara, Tak Ada Urgensinya!
6. Silahkan tunggu proses verifikasi berkas permohonan pembuatan KTP Online
7. Jika proses disetujui akan muncul notifikasi status dari layanan aplikasi pembuatan KTP Online Anda
8. Anda akan diminta untuk menyerahkan KTP lama ke kantor kecamatan sesuai domisili, nantinya KTP lama Anda akan digant dengan KTP yang baru
9. Bawa bukti pendaftaran saat pergi ke kantor kecamatan untuk menyerahkan KTP lama untuk diganti dengan KTP yang baru.
Syarat dan Dokumen Membuat KTP Online
Sebelum mengimplementasikan cara membuat KTP Online, Anda harus mengetahui lebih dahulu syarat-syarat membuat KTP untuk warga negara Indonesia. Berikut syarat-syarat dan dokumen yang harus disiapkan untuk membuat KTP.
1. Berusia minimal 17 tahun
2. Datang ke kantor kelurahan untuk melakukan foto dan perekaman sidik jari
3. Mempunyai Kartu Keluarga (KK)
4. Surat pengantar dari RT dan RW
Berkas-berkas tersebut diperlukan untuk diunggah ke aplikasi pembuatan KTP online. Berkas syarat dan dokumen untuk membuat KTP berbeda-beda untuk beberapa warga negara, misalnya untuk yang baru pindah dari luar negeri dan juga untuk WNA yang memiliki ijin tinggal tetap. Berikut informasinya.
Syarat dan dokumen untuk WNA yang mempunyai izin tinggal tetap
1. Usia minimal 17 tahun
2. Memiliki kartu keluarga
3. Memiliki dokumen perjalanan
4. Memiliki kartu ijin tinggal tetap
5. Mengikuti perekaman data KTP Elektronik
Syarat dan dokumen untuk WNI yang datang dari luar negeri
1. Memiliki kartu keluarga
2. Surat keterangan pindah dari Disdukcapil Kabupaten/Kota asal
Syarat dan dokumen untuk WNI/WNA yang sudah mendapatkan izin tinggal tetap dan melakukan perubahan data
1. Memiliki Kartu Keluarga
2. KITAP
3. KTP lama
4. Surat keterangan / bukti perubahan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting
Syarat perpanjangan KTP untuk WNA yang mendapatkan izin tinggal tetap
1. Dokumen perjalanan
2. Kartu Keluarga
3. KITAP
4. KTP lama
Demikian itu informasi cara membuat KTP Online dan informasi pelengkap lainnya. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Atur Nama Warga di KTP, Pengamat Kebijakan Publik: Ini Intervensi Negara, Tak Ada Urgensinya!
-
Cara Mengganti Nama KTP yang Salah Secara Online dengan Mudah dan Cepat
-
Simak 4 Aturan Baru KTP, Bisa Jadi Panduan Bikin Nama Anak
-
Aturan Baru Bikin KTP: Ketentuan Bikin Nama Lengkap dengan Dasar Hukumnya
-
Aturan Pemberian Nama Anak Ikuti Ketentuan KTP Terbaru, Jangan Satu Kata!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing