Netizen kena serang publik karna cuitannya (Twitter/ @AREAJULID)
"No, ada kok laki-laki yang bisa nerima utuh masa lalu perempuan, bahkan sekeluarganya pun. Jadi, tergantung pribadi masing-masing ya, bukan gender tertentu," terang warganet.
"Makanya cari nder laki-laki yang mau nerima, bukan ngarep doang terus rada-rada menggeneralisasi. Suamiku bisa kok nerima aku adanya, padahal dulunya aku begajulan ngelebihin setan. 15 tahun terlewatkan alhamdulillah," warganet.
"Semua tergantung orangnya. Setiap kepala punya sudut pandang beda dan batas leher ke atas nggak punya gender, stop generalisasi," warganet.
"Hadeh kebiasaan. Nggak usah lihat perempuan atau laki laki kalau mau nerima mah ya pasti bisa semua juga. Itukan balik ke personal, pilihan masing-masing," tambah warganet.
Komentar
Berita Terkait
-
Cinta Tak Kenal Usia! Kakek 65 Tahun Masih Ingin Menikah Lagi, Cucu Cicit Sampai Ikut Antar Saat Lamaran
-
Bocah Langka! Dikasih Uang Orangtua Malah Ngacir Ketakutan, Publik Dibikin Kagum Alasannya: Keren Gaya Parentingnya
-
Lagi Asik di Kamar Hotel, Pilot Digerebek Bareng Selingkuhan oleh Istri Sah
-
Bikin Nangis! Anonim Ini Curhat Ibunya Diindikasi Kena Serangan Jantung Gara-gara Tahu Anaknya Benasib Buruk di Kampus
-
Wenny Ariani Sebut Pernah Serumah dengan Rezky Aditya: Dia Tidur di Kamar
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!