Suara.com - Setiap orang mempunyai perjuangannya sendiri dalam mencari nafkah, termasuk menjadi sopir angkot yang dengan telaten akan berhenti saat ada penumpang yang siap naik.
Hal itu pula yang dilakukan oleh seorang sopir angkot di video viral unggahan akun Instagram @sisiterangofficial berikut. Namun, siapa mengira sopir angkot ini malah berujung di-prank.
Ya, alih-alih mendapat penumpang, sopir angkot itu malah menjadi korban kejahilan sejumlah siswa SMA yang menghentikannya.
"Emangnya bercandain sopir angkot yang sedang mencari nafkah itu lucu banget ya?" keluh @sisiterangofficial, dikutip Suara.com pada Selasa (31/5/2022).
Tampak sejumlah siswa SMA/SMK menghentikan sebuah angkot seolah hendak menggunakan jasa transportasi publik satu itu.
Siswa bertopi itu sudah naik ke pijakan kaki angkot dan siap naik. Namun setelahnya ia berbalik dan langsung turun dari angkot, kemudian berlari bersama temannya yang sedari tadi juga menunggu di sana.
Tak lupa ia membubuhi aksi prank tersebut dengan tawa kencang, seakan merasa aksinya menjahili sopir angkot bisa membuat orang lain turut terhibur.
Namun tentu saja aksi prank satu ini bukannya membuat publik terhibur. Terbukti dari kolom komentar postingan yang dipenuhi dengan kecaman karena kedua siswa itu dianggap tidak menghargai perjuangan sopir angkot dalam bekerja.
"Entar kalo dah tamat sekolah,, susah cari kerja... terus jadi kernet/sopir angkot & dikerjain sama anak-anak sekolah yang notabene adalah masih adik-adik tingkatnya sendiri..., baru berasa betapa lucunya apa yang sudah dia lakukan...!" kata warganet.
Baca Juga: Kecelakaan Jelang Hari Pernikahan, Pengantin Lelaki Rela Gendong Istri
"Kalo belum tau perjuangan sopir angkot buat ngidupin keluarganya, setidaknya hormati mereka. Minus banget kelakuan, disekolahin ga ada efeknya acan," kecam warganet.
"Krisis akhlak..." komentar warganet lain.
"Kasian nanti mereka dimasa depan hidupnya bakal banyak yang becandain," ujar warganet.
"Laporin ke gurunya... Itu masih di lingkungan sekolah dia," timpal yang lainnya.
Meresahkan sekali ya aksi siswa-siswa ini. Untuk video selengkapnya bisa disaksikan di sini.
Dampak Buruk dari Prank
Meski dimaksudkan sebagai bercanda, prank yang berlebihan dan tidak bisa diterima oleh korban sebenarnya bisa memberikan beberapa dampak buruk.
Salah satu dampak yang bisa ditimbulkan dari prank antara lain memicu stres, apalagi jika korban kesulitan untuk mengutarakan apa yang dirasakan. Semua perasaan negatif ini bisa memicu terjadinya stres.
Lalu dampak merasa tidak berharga, menimbulkan trust issue, serta merasa tidak aman. Beberapa dampak lain yang bisa dirasakan korban prank seperti merasa rendah diri hingga berpotensi menjadi perundung atau pembully.
Berita Terkait
-
Penyebab Buta Warna Parsial yang Buat Fahri Gagal 3 Kali Jadi Bintara Polri
-
Anak Ketahuan Tenggak Miras hingga Sempoyongan Mabuk Saat Dangdutan, Respon Sang Ibu Buat Salut Publik
-
Anak Kecil Langka, Dikasih Ibu Uang Bukannya Senang Malah Lari Ketakutan
-
Viral! Singa di China Ini Jadi Bulan-bulanan Gegara Gaya Poni yang Unik
-
Viral, Wisatawan Diminta Bayar Parkir Gumuk Pasir Rp.100 Ribu, Alasannya Karena Lahan Pribadi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa