Suara.com - Video turbulensi yang diduga dialami pesawat Garuda Indonesia viral di media sosial.
Pesawat dengan rute Makassar-Palu itu batal mendarat di Bandara Mutiara Sis Aljufri Pal, Sulawesi Tengah akibat cuaca buruk.
Pada video yang juga diunggah oleh akun Instagram @undercover, terlihat situasi dalam pesawat.
Pesawat terlihat mengalami turbulensi cukup kuat sehingga para penumpang histeris ketakutan.
Situasi Mencekam di Kabin Pesawat
Batal mendarat dan turbulensi sontak membuat para penumpang ketakutan. Suasana mencekam terasa di dalam kabin pesawat.
Saat turbulensi, para penumpang memgangi kursi, menangis, dan bersahutan mengucapkan takbir.
Tak hanya itu, anak-anak juga terdengar menangis dan membuat suasana semakin mencekam.
Setelah batal mendarat karena angin puting beliung di landasan, pesawat naik kembali dengan turbulensi hingga 20 menit.
Baca Juga: Bikin Emosi, Wanita Buang Sampah di Sungai, Sengaja Rekam Aksinya Demi Konten
Pesawat yang mulanya direncakan mendarat pukul 14.45 Wita baru bisa mendarat pukul 15.10 Wita dengan selamat.
Turbulensi disebabkan karena adanya angin puting beliung di dekat landasan sehingga pesawat menunda pendaratan.
Video turbulensi hebat di pesawat garuda tersebut tentu mengundang berbagai respons dari warganet.
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk pilot copilot dan pramugari yang bertugas sehingga berhasil mendaratkan pesawat dan seluruh penumpang dengan selamat," komentar warganet.
"Tau gak, suara teriakan panikan yang bikin orang lain pada panik juga," imbuh warganet lain.
"Pernah 3 kali dalam situasi seperti itu, saya sampai menjerit dan berdoa sama Tuhan untuk diberikan kesempatan bertobat," tambah warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat