Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti acara temu sapa atau meet and greet dan sesi foto bersama Pembalap Formula E. Acara ini merupakan ramah tamah dari panitia dan penyelenggara menjelang balapan dua hari mendatang, 4 Juni 2022.
Dalam acara ini, turut hadir Ketua MPR RI sekaligus Ketua Ikatan Motor Indoneisa (IMI) Bambang Soesatyo; Chief Organizing Committee Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni; Co-Founder Formula E, Alberto Longo, dan berbagai pihak terkait lainnya.
Dalam acara itu, Anies dan para tamu undangan melakukan sesi foto bersama dengan pembalap dengan latar belakang ikon kota Jakarta, Monumen Nasional (Monas).
Lalu, ditampilkan juga demonstrasi mobil balap Formula E yang dikemudikan pembalap dari tim Mercedes EQ Formula E, Nyck de Fries dan penampilan safety car.
Dalam sambutannya, Anies menyebut Formula E adalah acara yang sudah ditunggu banyak orang. Apalagi ajang balap mobil listrik ini sudah direncanakan sejak 2019.
"Ini adalah hari yang sudah kita tunggu selama lebih dari tiga tahun. Ini adalah hari semua persiapan sudah selesai. Akhirnya kita bisa balapan pada 4 juni mendatang," ujar Anies di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2022).
Formula E, kata Anies, juga merupakan bagian dari upaya Jakarta mengurangi polusi udara lewat kampanye penggunaan kendaraan bebas emisi. Ia memiliki target di tahun 2050 Jakarta sudah terbebas dari polusi.
"Memang ini bukan persoalan mudah tapi ini persoalan penting. Formula E punya pesan yang kuat. Kami bisa mengirim pesan kepada dunia bahwa Jakarta dan Indonesia adalah warga yang bertanggungjawab untuk lingkungan di masa depan," jelasnya.
Sementara itu, Sahroni mengatakan Formula E adalah ajang internasional yang merupakan balapan masa depan. Lewat ajang ini, diharapkan citra Indonesia di mata dunia bisa meningkat.
"Segenap panitia, jakpro dan event Formula E adalah bagian dari semangat indonesia untuk membuktikan kepada dunia bahwa kita selevel untuk menghadirkan event motorsport di Indonesia."
Berita Terkait
-
Diminta Hadir di Formula E, Foto Presiden Jokowi Jadi Tukang Tambal Ban Viral, Warganet Geram: Penghinaan!
-
Sahroni: Hanya Jokowi yang Boleh Parkir Kendaraan di Sirkuit Formula E
-
Replika Mobil Balap Formula E Dipamerkan di Monas
-
Tak Ada BUMN jadi Sponsor Formula E, Sahroni Singgung Panitia Balap Bayar Full Listrik dari PLN
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai