Hingga suatu hari Sarbini tiba-tiba menghubungi paman pemilik akun, yakni Andi. "Astaghfirullah Paktut (paman), adik sudah saya sumpah di atas Al Quran bahwa bukan Pak Menak (sebutan untuk Paidi) pelakunya," ujar Sarbini.
Pengakuan itu yang membuat ML dan keluarga mendatangi rumah Paidi untuk membuat permintaan maaf. Video permintaan maaf itu juga beredar di media sosial.
"Saya merasa bersalah, saya sudah menuduh Pak Menak yang berbuat yang tidak senonoh dengan adik saya, telah mencemarkan nama baik paman saya. Saya selaku anak laki-laki saya mohon maaf sebesar-besarnya," ujar salah seorang kakak ML yang telah disamarkan wajahnya oleh pemilik akun.
Proses Hukum Kasus
Tak disangka, permintaan maaf itu tak menyurutkan tuduhan pemerkosaan dan malah berujung pelaporan Paidi ke Polres Mesuji.
"Tanggal 1 September 2021, ibu ML buat laporan di Polres Mesuji, jadi 2 hari setelah mereka datang minta maaf," tutur pemilik akun.
"Tanggal 20 September 2021, tanpa ada surat panggilan 1 pun tiba-tiba Bapak ditangkap di rumah oleh 13 orang dari Polres Mesuji. Luar biasa bukan?" lanjutnya.
Ketika pihak keluarga tiba di kantor polisi, Paidi posisi telah di-BAP. Malam itu juga Paidi langsung ditahan dengan dalih masa penyelidikan.
Tentu pihak keluarga berusaha menyerahkan berbagai bukti bahwa Paidi tidak bersalah, apalagi karena keluarga ML sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf karena menjatuhkan tuduhan tanpa dasar.
Baca Juga: Nelayan Hilang Tenggelam di Perairan Lampung Timur
"(Namun) sedikit pun bukti kami, cerita kami, tidak ada yang diterima oleh penyidik Polres Mesuji," ujar pemilik akun.
"Hebat bukan? Apakah benar polisi itu hanya menerima laporan tanpa penyelidikan, bahkan sedikitpun bantahan dari kami tidak diterima. Mereka hanya mau mendengarkan cerita pelapor!" imbuhnya.
Pihak keluarga Paidi kian dibuat geram karena mereka mencoba mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku dengan baik, namun bukti-bukti yang dianggap samar dari pihak pelapor malah membuat Paidi sampai mendapat vonis penjara seperti saat ini.
Disebutkan pihak pelapor mempunyai bukti keterangan, hasil visum yang tidak bisa membuktikan luka lama atau baru, saksi 4 orang yang mengaku tidak melihat langsung dugaan pemerkosaan yang terjadi.
Malah di persidangan, ML mengaku sudah pernah melakukan hubungan badan dengan pacarnya. Namun dengan seluruh poin tersebut, Paidi pada akhirnya dinyatakan bersalah.
Suasana Persidangan Penuh Tangis
Berita Terkait
-
Minta Maaf, Mahasiswi Unisa Yogyakarta Mengaku Belum Pernah Pasang Kateter seperti di Video TikTok-nya
-
Tak Terima Diperingatkan Jangan Ngebut Di Gang, Pemobil Toyota Avanza Ngamuk dan Hajar Warga
-
SK Belum Keluar, Disdikbud Bandar Lampung Jamin Guru PPPK Tetap Dapat Honor
-
Viral Curhat Warganet Merasa Rendah Diri Karena Merasa Hanya Jadi 'Pemuas Nafsu' Pacar, Kenali Dampak Buruknya
-
Viral Oknum Nakes Tempelkan Wajah Bermasker 'Kotor' ke Pipi Bayi, RS yang Diduga TKP Video Banjir Ulasan Buruk di Google
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar