Suara.com - Beredar di media sosial, penampakan bungkus mainan mobil hotwheels bergambar wajah Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Miniatur itu terlihat mengikuti model mobil balap Formula E.
Hal ini berdasarkan unggahan akun TikTok bernama @puterabanten363. Ia menyebut mainan ini merupakan produk asli dari pihak Hot Wheels.
"Keren nih goodbener Anies. Perusahaan mainan Hot Wheels memajang foto mas Anies sebagai cover mainan yang diproduksinya," ujar akun itu, dikutip Senin (6/6/2022).
Menanggapi hal ini, VP Communication Organizing Committee Formula E Jakarta, Iman Sjafei membantahnya. Ia menyebut informasi itu adalah berita palsu atau hoaks.
"Itu hoaks, nggak ada merchandise seperti itu," ujar Iman saat dihubungi.
Menurut Iman, tidak ada jenis cinderamata resmi mainan mobil Formula E bergambar wajah Anies yang dijual selama perhelatan 4 Juni lalu. Dari pihak Formula E Operations (FEO) juga tak melakukan kerja sama untuk pembuatan mainan itu.
"Karena kalau di merchandise yang ngeluarin cuma FEO, desainnya dari FEO, enggak ada yang lain dan cuma kaos topi sama totebag. Sudah cuma itu doang," tuturnya.
Ia juga sudah mengonfirmasi terkait hal ini kepada Pemprov DKI atau tim Gubernur sendiri. Dipastikan tidak ada produksi mobil Hot Wheels dengan bungkus gambar wajah Anies.
"Merchandise yang dijual misalnya resmi dari Pemrov atau panitia lokal juga nggak ada. Yang pertama kita enggak ada begituan, merchandise lokal, yang kedua Pemprov juga sudah bilang," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Video Bungkus Mainan Formula E Bersampul Wajah Anies Baswedan, Panitia Buka Suara
Berita Terkait
-
Jokowi dan Puan Nonton Formula E Bareng Anies, Gilbert PDIP: Kan Diundang, Bukan Datang Sendiri
-
Viral Mainan Bergambar Anies Dijual di Ajang Formula E, Panitia: Hoaks!
-
Viral Video Bungkus Mainan Formula E Bersampul Wajah Anies Baswedan, Panitia Buka Suara
-
Panitia Bantah Bungkus Mainan Bergambar Anies Jadi Bagian Formula E Jakarta
-
5 Perbedaan Formula E dan Formula 1, Ajang Balap Nyaris Serupa Tapi Tak Sama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT