Suara.com - Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil surveinya terkait pemilihan calon presiden (capres) dengan responden yang berasal dari kalangan milenial. Hasilnya, sebanyak 95,5 persen responden mengetahui sosok Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan 89,1 persen dari mereka menyukainya.
Nama Prabowo mengungguli nama-nama tokoh lainnya yang kerap mendapatkan elektabilitas tinggi. Seperti misalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dikenal oleh 88,4 persen responden dan 70,7 persen di antara mereka menyukainya.
"Hal ini terlihat dari temuan yang menunjukkan Prabowo masih menjadi pilihan utama bagi sebagian besar generasi Z dan Milenial," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara saat pemaparan secara virtual, Senin (6/6/2022).
Kemudian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikenal oleh 88,1 persen dan 65,8 persen menyukainya. Sementara itu, Ridwan Kamil berada di posisi keempat dengan 87,7 persen diketahui oleh responden dan 70,4 persen menyukainya.
Di peringkat selanjutnya terdapat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang disukai 66,5 persen responden, Ketua DPR RI Puan Maharani disukai 60,4 persen, dan Ketua Umum Partai Golkar disukai 50,5 persen responden.
"Meskipun Ganjar lebih banyak diketahui oleh dua generasi ini, daripada Ridwan Kamil. Tetapi elektabilitasnya berada di bawah Ridwan Kamil," ucapnya.
Responden juga diberikan pertanyaan soal capres yang dipilih apabila pemilihan presiden dilakukan hari ini. Prabowo kembali memperoleh presentase tinggi di mana terdapat 27,7 persen responden yang memilihnya.
Nama Prabowo lantas diikuti oleh Ganjar yang mendapatkan 15,5 persen dan Khofifah Indar Parawansa sebanyak 14,1 persen.
Sementara itu, Anies memperoleh 14,1 persen responden, Ridwan Kamil 6,4 persen, AHY 4,5 persen, Puan 4,4 persen, Erick Thohir 4,1 persen, Muhaimin Iskandar 2 persen.
Baca Juga: Mucul Isu Liar KIB Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Golkar Bantah Keras
Lanjut ke Airlangga Hartarto dengan 1,9 persen, Andika Perkasa 1,2 persen dan Budi Gunawan 1,1 persen. Sebanyak 11 persen responden memilih opsi belum memiliki pilihan dan 1,2 persen tidak menjawab.
Survei SPIN dilakukan pada tanggal 11-21 Mei 2022 dengan total jumlah responden 1230. Populasi sasarannya adalah hanya kelompok usia Gen Z dan Gen Y dengan usia minimal 16 tahun dan akan 17 tahun hingga 39 tahun di 2023 nanti.
Sebaran sampel tersebar di 34 provinsi, dengan teknik sampel menggunakan multistage random sampling pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung.
Berita Terkait
-
Mucul Isu Liar KIB Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Golkar Bantah Keras
-
Heboh Hot Wheels Miniatur Formula E Bergambar Wajah Anies Baswedan di Medsos, Panitia Formula E Jakarta: Hoaks
-
Foto Anies Terpasang di Bungkus Mainan Hot Wheels Formula E, Panitia Membantah Ada Kerja Sama
-
Jokowi dan Puan Nonton Formula E Bareng Anies, Gilbert PDIP: Kan Diundang, Bukan Datang Sendiri
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara