Suara.com - Nama Sanitar Burhanuddin atau yang juga dikenal sebagai Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali disorot publik usai dirinya dipilih menjadi saksi pernikahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa. Acara ini digelar pada Senin (6/6/2022).
Sebelumnya, pada 17 Februari 2021 lalu, ST Burhanuddin sempat hadir menjadi bintang tamu dalam podcast Youtube Deddy Corbuzier untuk membahas kasus-kasus korupsi.
Lantas, siapa sosok Jaksa Agung ST Burhanuddin ini? Berikut profilnya.
Sanitar Burhannudin lahir di Cirebon, 17 Juli 1954. Ia adalah anak dari pasangan Entis Sutisna (ayah) dan Jojoh Juansih (ibu). Ia merupakan adik Tubagus Hasanuddin, mantan perwira tinggi TNI-AD yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Riwayat Pendidikan Sanitar Burhanuddin
Sanitar Burhanuddin merupakan lulusan dari SD Negeri Talaga, Majalengka, SMP Negeri Talaga, Majalengka, SMEA Negeri Magelang, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (S1 Hukum Pidana), Sekolah Tinggi Manajemen Labora Jakarta (Magister Manajemen) serta Universitas Satyagama untuk gelar Doktor.
Karier Sanitar Burhanuddin
Kariernya diawali sebagai staf Kejaksaan Tinggi Jambi sejak tahun 1989. Ia kemudian mengikuti pendidikan pembentukan jaksa dan beberapa kali menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri sejumlah daerah, mulai dari Bangko (Jambi) hingga Cilacap.
Pada tahun 2007, ia menjabat sebagai Direktur Eksekusi dan Eksaminasi Kejaksaan Agung yang kemudian berlanjut sebagai Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara pada tahun 2008 sampai 2009.
Kariernya kian melejit hingga sempat menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat. Saat memegang jabatan ini, Burhanuddin cukup fokus dalam menangani kasus korupsi.
Ia mengatakan korupsi seperti kentut, ada baunya tapi tidak ada bentuknya. Maka dari itu, tugasnya di kejaksaan adalah untuk membuktikan bentuk korupsi. Hal tersebut diungkapkannya pada November 2010 lalu.
Burhanuddin juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Hutama Karya (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Negara BUMN No. SK-132/MBU/8/2015 pada tanggal 4 Agustus 2015.
Kariernya yang terakhir, ia menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) pada 2011-2014.
Lalu, pada tanggal 23 Oktober 2019, Burhanuddin dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Jaksa Agung dan masih menjabat hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Resmi Menikah dengan Sabrina Chairunnisa, Ini 7 Artis Cantik yang Pernah Dekat dengan Deddy Corbuzier
-
Sesuai Tanggal, Segini Mahar Fantastis Deddy Corbuzier saat Nikahi Sabrina Chairunnisa
-
Resmi Menjadi Istri Deddy Corbuzier, Apa Pekerjaan Sabrina Chairunnisa?
-
5 Wanita yang Pernah Dekat dengan Deddy Corbuzier, Agnez Mo sampai Chika Jessica
-
Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Nikah usai 9 Tahun Pacaran, Nama Chika Jessica Ramai Disinggung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?