4. Czech Republic menjadi Czechia
Negara Ceko memiliki nama internasional Czech Republic dan kemudian berubah nama menjadi Czechia. Perubahan nama ini merupakan bagian dari penyingkatan nama, agar mempermudah ketika Ceko saat mengikuti acara olahraga dan sebagai bagian dari upaya pemasaran perusahaan.
Pergantian nama itu telah dibahas selama 20 tahun sebelum kemudian nama internasional Czechia diresmikan pada April 2016. Czechia juga lebih mudah disebutkan pada bahasa Inggris, Perancis, Rusia, China, Spanyol dan Arab.
5. Burma berubah jadi Myanmar
Burma merupakan nama resmi negara ini sebelum kemudian berubah menjadi Myanmar pada tahun 1989. Perubahan ini dimaksud pemerintah militer sebagai upaya untuk melestarikan cara penulisan dalam bahasa lookal.
Hanya saja, perubahan nama ini tak disetujui semua orang. Beberapa negara di belahan dunia ini masih menyebut Myanmar dengan nama Burma.
Selain lima negara tersebut, ada pula Swaziland diubah menjadi Eswatini, Alto Volta menjadi Burkina Faso, Siam menjadi Thailand, German South West Africa menjadi Namibia, Cape Verde berubah menjadi Republic of Cabo Verde dan Irish Free State menjadi Ireland.
6. Turki jadi Turkiye
Turki resmi dikenal dengan nama Turkiye di PBB, setelah badan dunia itu menyetujui perubahan nama yang diajukan Ankara, kata wartawan BBC News Tiffany Wertheimer.
Baca Juga: Cerai dari Suami Turki, Rohimah Banting Setir Jualan Lontong Sayur: Enggak Punya Uang
PBB langsung melakukan perubahan begitu menerima pengajuan perubahan nama yang diajukan pekan ini.
Sejumlah badan internasional diminta untuk mengubah nama negara itu sebagai bagian dari kampanye yang diluncurkan presiden Recep Tayyip Erdogan pada 2021.
Mayoritas warga Turki sudah menggunakan penyebutan Turkiye. Namun nama yang berbau Inggris, Turki, juga banyak digunakan di wilayah negara itu sendiri.
Menurut Presiden Erdogan, Turkiye lebih mewakili identitas negara itu.
"Turkiye merupakan cerminan dan ungkapan paling tepat bagi kebudayaan, peradaban dan nilai-nilai rakyat Turki," kata Erdogan pada Desember 2021.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
Cerai dari Suami Turki, Rohimah Banting Setir Jualan Lontong Sayur: Enggak Punya Uang
-
Viral Bule Klaim Dulu Belanda Datang Bukan Untuk Menjajah, Tapi Bantu Bangun Negara Indonesia
-
Andrea Pirlo Bakal Latih Klub Turki Fatih Karagumruk
-
Spanyol Nyaris Ditumbangkan Republik Ceko, Luis Enrique: Banyak yang Harus Ditingkatkan
-
Terpopuler: Turis Asing Bingung di Indonesia, Harga Sebungkus Indomie di Turki
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Tak Hanya Potong Gaji DPR dan Menteri, Wakil Rakyat Usul Efisiensi Sasar Anggaran Lain di Pemerintah
-
Inggris Kerahkan Kapal Perusak Tipe 45 dan Sistem Otonom Canggih ke Selat Hormuz Iran
-
Misteri Negosiator Rahasia, Klaim Damai Donald Trump Dibantah Mentah-mentah oleh Teheran
-
Ribuan Tentara Amerika Serikat Siap Serang Iran Lewat Darat
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur
-
Arab Saudi Marah ke Iran, Singgung Serangan Rudal Kiamat ke Negara Islam
-
Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran