Suara.com - Nama Mitsuhiro Taniguchi tengah ramai diberitakan. Pasalnya, Mitsuhiro Taniguchi yang merupakan buronan Jepang telah berhasil diamankan oleh petugas Imigrasi di Lampung Tengah, Lampung pada Selasa (7/6/2022) lalu. Siapa Mitsuhiro Taniguchi?
Mitsuhiro Taniguchi diketahui melarikan diri ke Indonesia, setelah dirinya tersandung kasus penipuan dana bantuan sosial akibat Covid-19 di negaranya. Berikut ini ulasan profil Mitsuhiro Taniguchi untuk menjawab pertanyaan siapa Mitsuhiro Taniguchi.
Siapa Mitsuhiro Taniguchi?
Siapa Mitsuhiro Taniguchi? Sebagai informasi, Mitsuhiro Taniguchi diburu oleh polisi Jepang lantaran kelompoknya membuat ratusan proposal subsidi palsu dan menerima sekitar 960 juta yen atau Rp105,8 miliar.
Polisi percaya bahwa ini adalah kasus terbesar yang pernah ada di Jepang terkait dengan penipuan bansos yang hanya melibatkan satu kelompok.
Mitsuhiro Taniguchi dan kelompoknya mengajukan 1.780 proposal palsu dengan nama yang dikumpulkan dari seluruh negeri melalui kenalan dan juga seminar.
Penyelidik Jepang percaya bahwa Mitsuhiro Taniguchi menciptakan sebuah kelompok yang terdiri dari lebih dari selusin orang. Kelompoknya ini tidak hanya terdiri dari keluarganya saja tetapi juga beberapa kenalan.
Selama pandemi Covid-19, Mitsuhiro Tanaguchi Cs memanfaat situasi tersebut dengan mengajukan proposal palsu berkedok bantuan pandemi berulang kali.
Sebelumnya, polisi sudah berhasil menangkap mantan istri Mitsuhiro, yaitu Rie Taniguchi, seorang eksekutif perusahaan, putra sulungnya bernama Daiki yang pekerjaannya tidak diketahui, dan putra keduanya yang saat itu berusia 19 tahun.
Baca Juga: Sosok Mitsuhiro Taniguchi, Buronan Kasus Bansos Covid-19 Jepang Yang Tertangkap Sembunyi Di Lampung
Penyelidik mengatakan bahwa ketiganya mengajukan proposal palsu dari Juni hingga Agustus 2020, atas permintaan tiga orang lainnya yang tinggal di Tokyo dan Prefektur Hyogo. Dalam proposal itu mereka mengklaim bahwa bisnis mereka bangkrut karena pandemi Covid-19. Ketiganya diduga menipu pemerintah hingga 3 juta yen dalam subsidi Covid-19.
Ditetapkan sebagai Buronan Internasional
Polisi Jepang menetapkan Mitsuhiro Taniguchi sebagai buronan Internasional, dan diyakini telah meninggalkan Jepang untuk melarikan diri ke Indonesia sejak Oktober 2020. Lantas, bagaimana kronologi penangkapan buronan Jepang tersebut?
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan buronan Mitsuhiro Taniguchi ditangkap di Lampung setelah keberadaannya terdeteksi oleh imigrasi. Mitsuhiro Taniguchi diamankan saat berada di Kalirejo, Lampung Tengah, oleh pihak Imigrasi Bandar Lampung bersama Polsek Kalirejo, Polres Lampung Tengah.
Setelah pihak Jepang mencabut paspor Mitsuhiro Taniguchi, subjek terdeteksi berada di Kalirejo, Lampung Tengah, kemudian diamankan oleh imigrasi. Setelah diamankan, buronan polisi Tokyo tersebut selanjutnya diserahkan ke Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, untuk kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan Undang-Undang Keimigrasian.
Sebelumnya, Polri telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian Jepang dan imigrasi terkait keberadaan dugaan buronan Mitsuhiro Taniguchi di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Mitsuhiro Taniguchi, Buronan Kasus Bansos Covid-19 Jepang Yang Tertangkap Sembunyi Di Lampung
-
Buronan Kasus Bantuan COVID-19 Jepang, Mitsuhiro Taniguchi Ditangkap di Lampung
-
Kuasa Hukum pada JPU Kejagung: Buktikan Alex Noerdin Terima Uang pada Dua Kasus Itu
-
Buronan Polisi Jepang Ditangkap di Kalirejo Lampung Tengah
-
Kronologis Buronan Jepang Mitsuhiro Taniguchi Ditangkap di Lampung
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon
-
Donald Trump Minta Benjamin Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon Demi Kelancaran Gencatan Senjata
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral