Suara.com - Pernikahan memang sepatutnya dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Tak heran bila calon mempelai dan keluarganya mempersiapkan mas kawin sampai berbagai hadiah yang menarik untuk pernikahan tersebut.
Hal yang sama juga disiapkan oleh seorang calon pengantin pria di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan bernama Nursalim. Pria 32 tahun itu berniat untuk menikahi pujaan hatinya dengan memberi uang Panai yang pantas.
Namun niat hatinya itu malah membuat Nursalim berurusan dengan pihak kepolisian. Bahkan Nursalim diciduk pihak kepolisian ketika melakukan ijab kabul.
"Pada saat ijab kabul, anggota sudah berada di lokasi. Pelaku kemudian kita amankan dan sampaikan kepada pihak keluarga terkait dengan keterlibatan pelaku dalam kasus," jelas Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddi.
Lantas bagaimana kasus ini bermula?
Melansir akun Instagram @makassar_iinfo, warga Kabupaten Maros itu terjerat kasus pidana pencurian 63 batang besi senilai Rp 200 juta. Besi yang dicuri merupakan milik Polda Sulsel tempat Nursalim pernah bekerja sebagai pekerja bangunan.
"Yang bersangkutan pekerja di Polda dan memang sudah dipecat," tutur Andi, dikutip Suara.com pada Rabu (8/6/2022). Pemecatan dilakukan karena Nursalim dinilai kerap bermasalah di tempat kerja.
Namun meski telah dipecat, lingkungan pekerjaan itu membuat Nursalim memahami celah untuk bisa mencuri besi-besi dari Polda Sulsel lalu menjualnya kepada penadah, Khaerul. Sang penadah pun ikut diciduk pada operasi ini.
"Dia membenarkan telah membeli sekitar 60 batang besi IWF dan tiga HBEAM batang besi behel seharga Rp 6.000 per kilo, lalu dijual kembali seharga Rp 7.700 per kilo," terang Andi.
Baca Juga: Geger Kartu Nikah Berisi 4 Kolom Istri, Ini Komentar Kemenag RI
Polisi pun menggelar penyelidikan begitu mengetahui adanya pencurian puluhan batang besi. Ketika penyelidikan mengerucut pada sosok Nursalim sebagai tersangka, polisi gabungan dari Polda Sulsel dan Polres Maros langsung mendatangi lokasi hajatan.
Tentu saja hal ini membuat pernikahan Nursalim dan pujaan hatinya mendadak menjadi ramai diperbincangkan.
Kedua pelaku, yakni Nursalim dan Khaerul, pun kini ditahan di Mapolsek Biringkanaya, Makassar untuk menjalani proses lebih lanjut.
Kisah ini tentu mendapat beragam respons warganet. Bukan cuma tidak habis pikir dengan cara instan yang ditempuh pria tersebut, publik juga mempertanyakan kesetiaan sang istri di tengah ujian seperti itu.
"Tau sih emang pengin ngasih uang panai tapi ndak begitu juga konsepnya mandra," komentar warganet.
"Disinilah seorang istri/calon diuji kesetiaannya," kata warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Merinding! Kepala Botak Pria Ini Dikerumuni Ikan di Kolam: Takut Banget
-
Viral Seorang Ibu Senyum-senyum Saat Dipinjami Uang, Ekspresinya Langsung Berubah Galak Saat Ditagih
-
Patut Dicoba, Warganet ini Bikin Undangan Minimalis, Hanya Berisi Poin-poin Penting, Begini Bentuknya!
-
Cewek 'Kabur' saat Pacar Telat Oper Gigi Motor di Tanjakan, Endingnya Kena Karma Telak
-
Pernah Cemas Bagaimana Indonesia Tanpa Dirinya, Megawati Malah 'Dikuliti' Pemuda Ini: Ibu Nggak Usah Khawatir...
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar