Suara.com - Akun Instagram @andreli_48 unggah video yang merekam aksi seorang pria yang mencuri Handphone milik seorang pengendara sepeda motor.
Handphone tersebut tertinggal di dashboard sepeda motor Beat.
Video tersebut terekam oleh kamera pengawas yang terpasang di lokasi kejadian.
Dalam video yang diunggah, tampak satu motor matic yang terparkir di sebuah halaman toko.
Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang terdiri dari seorang laki-laki, perempuan, dan juga anak kecil datang.
Sosok perempuan tersebut sempat turun dari motor, seperti hendak masuk ke dalam toko tersebut. Namun entah mengapa, perempuan tersebut kembali naik ke sepeda motor yang dikendarai.
Setelah perempuan bekerudung ini naik kembali ke sepeda motor, laki-laki pengemudi terlihat menyaut Handphone yang berada di dashboard sepeda motor sampingnya.
Handphone curiannya tersebut kemudian ia masukkan ke dalam saku jaketnya. Anak kecil yang ia bonceng tampaknya tidak melihat aksi pencurian yang dilakukan oleh pria yang diduga merupakan ayahnya tersebut.
Laki-laki ini terlihat lihai saat mengambil Handphone tersebut. Ia tidak menyadari bahwa aksinya terekam oleh kamera pengawas.
Baca Juga: Ungkap Hidup di Keluarga yang Anut Sistem Patriarki, Perempuan Ini Merasa Muak
Unggahan video ini pun langsung mendapatkan berbagai respons dari warganet. Warganet mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bisa terjadi karena keteledoran dari pemilik Handphone yang lupa mengambil Handphone-nya di dashboard sepeda motor.
"Keteledoran yang punya HP. Ingat kata bang napi," kata warganet.
"Karena ada kesempatan," ungkap warganet.
"Yang pertama karena adanya kesempatan, padahal niatnya mau belanja," terang warganet.
"Ingat kejahatan bukan karena ada niat, tapi karena ada kesempatan. Selalu waspada kawan," ucap warganet.
"Ingat pesan Bang Napi, kejahatan terjadi karna ada kesempatan," tambah warganet.
Kejadian ini diduga terjadi di wilayah Palumbonsari, Karawang, Jawa Barat.
Berita Terkait
-
Bikin Haru! Tak Mampu Bayar Kontrakan, Pemulung Ini Terpaksa Ajak Istri dan Anak Tidur di Pinggir Toko
-
Ungkap Hidup di Keluarga yang Anut Sistem Patriarki, Perempuan Ini Merasa Muak
-
Curhat Sedih karna Tak Digubris Tetangga saat Anaknya Ingin Numpang Naik Mobil, Netizen Berikan Tanggapan Menohok
-
Tak Mampu Bayar Kontrakan, Bayi Baru Lahir Terpaksa Ikut Tidur di Pinggir Jalan Beralaskan Karpet Tipis
-
Bocah Selalu Tunggu Petugas Kebersihan Angkut Sampah, Alasannya Bikin Haru
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat