Suara.com - Beberapa waktu belakangan semakin banyak orang yang nekat melakukan apapun demi dijadikan konten dan terkenal di media sosial.
Hal itu pula yang diduga dilakukan seorang pria di video unggahan akun Instagram @yogyakarta.keras berikut ini. Namun tidak ada keterangan pasti video tersebut direkam di mana dan kapan.
Hanya saja, sejak awal video sudah dibuka dengan seorang pria yang menunjukkan sejumlah uang mainan yang disimpan di dalam kepalan tangannya. Tampak uang itu sekilas sangat mirip dengan uang kertas sungguhan bernominal Rp 100.000 dan Rp 50.000.
Ia lantas mendatangi sekelompok bapak-bapak yang sedang membersihkan selokan air. Tampak ketiga pria itu bahu-membahu mengeluarkan sampah dan lumpur yang mengendap di selokan air.
"Lagi ngapain, Pak?" tanya si perekam video, dikutip Suara.com pada Jumat (10/6/2022). "Biasanya dibayar berapa kalau begini, Pak?"
Ia lantas berbasa-basi sejenak dengan bapak-bapak pembersih selokan itu, sebelum mengulurkan tangannya yang sudah mengepal. Tak lupa ia membuka tangan dan menunjukkan sejumlah uang yang sudah disimpan di dalamnya.
Pria itu kemudian menyerahkan uang mainannya, yang tentu disambut dengan senyum lebar pembersih selokan. Bahkan pembersih selokan itu sempat mendoakan agar rezeki pria perekam video terus dilancarkan.
Namun siapa mengira kalau ia akan menerima uang mainan? Bahkan bukan hanya itu, perekam video juga sengaja bersembunyi tidak jauh dari sana dan mengabadikan diam-diam momen ketika pembersih selokan menyadari mereka baru saja kena prank.
Tampak si pembersih selokan yang langsung melempar uangnya dengan penuh emosi lantaran menyadari ia baru saja kena prank dan bukan benar-benar mendapat rezeki.
Baca Juga: Wanita Ini Fotokopi Uang Rp10 Ribu, Hasilnya Bikin Heboh TikTok
Sementara si perekam video terdengar tertawa di balik kameranya, membuat warganet kian tersulut emosi. Hal ini terbukti dari banyaknya kecaman yang disampaikan publik di kolom komentar @yogyakarta.keras.
"Eh parah banget. Ga gitu juga bang," kritik @yogyakarta.keras.
"GAK lucu sumpah," kecam warganet.
"Di tunggu video dia di Bareskrim nangis-nangis min," kata wagranet lain.
"Adab-less," ujar warganet.
"Ya ampunnn jahatt bangettt sihhh, semoga Allah balas dia," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral Undangan Hajatan Anti Mainstream, Calon Tamu Dapat Sebungkus Barang
-
Abang Tukang Bakso Kebingungan Cari Centong Kuah, Ternyata Disembunyikan Pelanggan
-
Bikin Ngeri! Dua Bocah Cium-cium Pemotor Perempuan di Tengah Jalan, Sampai Sentuh Bagian Sensitif
-
Terekam CCTV Emak-emak Maling Pakaian Sembunyikan Barang Curian ke Dasternya
-
Tak Habis Pikir! Tahunya Telepon untuk Kerja Kelompok, Suara Wanita ini Malah Dijadikan Bahan Masturbasi Temannya
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian