Suara.com - Seorang bocah berusia 12 tahun ditemukan tewas karena tenggelam di Sungai Cikondang, Kampung Leuwiapi Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur pada Jumat (10/6/2022).
Melansir Ayobandung.com -- jaringan Suara.com, korban yang tewas tenggelam bernama Yusup Rivaldi bin Arip (12) warga Kampung Ciluncat RT 02/01 Desa Cibadak Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.
Menurut informasi, korban bersama empat temannya yang masih duduk di bangku kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ciluncat ini berenang di Sungai Cikondang dengan kedalaman 2,5 meter usai melaksanakan salat Jumat.
Kronologi kejadian
Berdasarkan kesaksian warga sekitar, Agus (43) sempat melihat anak-anak berenang usai salat Jumat. Ia mengatakan bahwa tidak terlalu mengkhawatirkan aktivitas anak-anak tersebut karena hal itu sudah biasa.
Warga bernama Agus ini pulang ke rumah ketika melihat anak-anak sedang asyik berenang di sungai.
“Iya saya melihat anak-anak itu lagi berenang. Karena tengah asyik, saya pulang ke rumah," kata Agus pada wartawan.
Namun, sekitar pukul 14.30 WIB, salah satu dari mereka berteriak meminta tolong karena teman-temannya tenggelam dan belum ditemukan.
"Saya mendengar teriakan anak meminta tolong, karena temannya tenggelam. Sesampai di lokasi, saya melihat ada dua orang warga sedang melakukan pencarian,” terangnya.
Baca Juga: Viral Bocah Cium Pemotor Wanita di Jalan, Satpol PP Bandung Turun Tangan Panggil Orang Tua
Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai tidak jauh dari lokasi berenang setelah beberapa jam pencarian. Akan tetapi, korban ditemukan dalam keadaan yang sudah tidak bernyawa.
Warga lalu mengevakuasi jasad korban dan langsung dibawa ke klinik untuk pemeriksaan medis kemudian dibawa ke rumah duka yang berlokasi di Kampung Ciluncat RT 02/01 Desa Cibadak.
“Langsung dibawa ke klinik untuk pemeriksaan medis,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Cium Pemotor Wanita di Jalan, Satpol PP Bandung Turun Tangan Panggil Orang Tua
-
Korban Kecelakaan Antara Longboat dan Tongkang di Sungai Kapuas Ditemukan Meninggal Dunia
-
Kelakuan 2 Bocah Ini Bikin Geleng-geleng: Cium Pemotor Wanita, hingga Sentuh Bagian Sensitif
-
Kader PAN Cianjur Usung Zulkifli Hasan dan Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024
-
Geger Seorang TikToker Diduga Parodikan Eril di Sungai Aare, Publik Murka: Nol Empati!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital