Suara.com - Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, KBRI Bern dan Kementerian Luar Negeri berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian hingga pemulangan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ke Indonesia.
Hal ini dikatakan Judha dalam jumpa pers secara virtual, Sabtu (11/6/2022).
"Terus berusaha membantu semaksimal mungkin, dari pada saat pencarian sampai ke pemulangan jenazah ke tanah air," ujar Judha dalam jumpa pers secara virtual.
Menlu Retno kata Judha, terus melakukan komunikasi dengan Dubes RI Bern Muliaman D Hadad dan tim serta mengkoordinasikan tim yang ada di Jakarta.
"Dari waktu ke waktu ibu Menlu juga terus lakukan komunikasi dengan bapak Gubernur Ridwan Kamil," papar dia.
Selain itu, Judha menuturkan KBRI Bern telah melakukan langkah-langkah repatriasi jenazah Eril
Judha menuturkan langkah repatriasi yang dilakukan yakni dari mulai pengurusan keputusan Pengadilan Kantor Bern untuk izin serah terima jenazah, hingga penerbitan surat kematian Eril.
"Sejak jenazah almarhum ananda Eril, ditemukan pada 8 Juni yang lalu, langkah-langkah repatriasi yang dilakukan KBRI Bern, antara lain adalah pengurusan keputusan pengadilan kantor Bern untuk izin serah terima jenazah. Lalu kemudian melakukan pengurusan date sertificate dengan otoritas setempat, melakukan penerbitan surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh KBRI Bern," kata Judha.
Selanjutnya KBRI kata Judha, melakukan pemulasaran jenazah dan pemetian sebelum diterbangkan ke Indonesia
Baca Juga: Si Anak Sholeh Ganteng Ini Akhirnya Kembali Pulang, Ridwan Kamil: Alhamdulillah
Pemulasaran jenazah sesuai dengan syariat Islam dan kemudian melakukan pemetian jenazah sesuai dengan standar penerbangan," ucap dia.
Judha menuturkan Kemlu di Jakarta juga telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran ketibaan jenazah di Indonesia.
Sebelumnya, Judha mengatakan jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan diterbangkan dari Bandara Zurich, Swiss pada pukul 10.10 waktu Swiss atau pukul 15.10 Waktu Indonesia.
Jenazah Eril akan satu penerbangan dengan Ridwan Kamil dan keluarga.
"Saat ini informasi yang kami dapat dari KBRI Bern, bapak Ridwan Kamil didampingi pejabat KBRI Bern telah berada di Zurich Airport dan direncanakan akan take off pada pukul 10.10 waktu setempat atau pukul 15.10 menit waktu Indonesia," ujar Judha dalam jumpa pers secara virtual, Sabtu (11/6/2022).
Judha menjelaskan Ridwan Kamil dan jenazah Eril akan tiba pada Minggu 12 Juni 2022 pukul 15.45 WIB.
Selanjutnya jenazah kata Judha, akan langsung dibawa menuju Bandung melalui jalur darat
"Bapak Ridwan Kamil dan jenazah direncanakan akan tiba di bandara Soekarno Hatta pada hari Minggu tanggal 12 Juni tahun 2022 pukul 15.45 waktu Indonesia Barat. Selanjutnya jenazah akan langsung dibawa ke Bandung melalui jalan darat," kata dia.
Judha berharap proses pemulangan jenazah Eril berjalan dengan lancar.
"Kita doakan bersama kiranya proses kepulangan jenazah ananda Eril dapat berlangsung lancar hingga nanti proses pemakaman. Sekali lagi atas nama kementerian luar negeri, kami sampaikan duka cita kami yang mendalam," katanya.
Dimakamkan Senin
Diketahui jenazah Eril akan dimakamkan di pemakaman milik keluarga yang berada di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung pada Senin (13/6/2022) pagi
Jenazah Eril akan dimakamkan di sebelah Masjid Al Mumtadz yang dirancang oleh sang ayah, Ridwan Kamil.
Adapun lokasi makam Eril dan Masjid Al Mumtadz berada di Kampung Geger Beas, RT 01 RW 05 Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Seperti diketahui, jenazah Eril ditemukan di Bendungan Engehalde setelah hilang di Sungai Aare ketika sedang berenang.
Pada Rabu (8/6/2022) waktu setempat Kepolisian Swiss merilis temuan jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tersangkut di Bendungan Engehalde, Swiss.
Berita Terkait
-
Jenazah Eril Tiba di Bandung Minggu Malam, Keluarga Ridwan Kamil Persilahkan Warga Takziah ke Gedung Pakuan
-
Si Anak Sholeh Ganteng Ini Akhirnya Kembali Pulang, Ridwan Kamil: Alhamdulillah
-
Wanti-wanti Menteri Jokowi Jelang Pemilu, Politisi Demokrat: Jangan Seenaknya Gunakan Fasilitas Negara Untuk Kampanye
-
Jenazah Eril Tiba di Tanah Air Besok Sore, Kemenlu Minta Doa Proses Pemulangan Berjalan Lancar
-
Terbang dari Swiss Sore Ini, Jenazah Eril dan Ridwan Kamil akan Tiba di Tanah Air Minggu Besok Pukul 15.45 WIB
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak