Suara.com - Seorang pria mendapatkan kejutan tak terduga setelah pulang berbulan madu dari istriya. Pasalnya dia mendapatkan hadiah besar dari ayah mertuanya.
"Saya dan istri baru saja menikah dua minggu lalu, istri saya bernama Linh. Dia tidak terlalu cantik tapi baik, percaya diri, terampil dan memiliki pekerjaan tetap," ujar pria tersebut seperti yang dikutip dar Eva.vn.
Usai menikah, keduanya menyewa rumah karena baik orangtua Linh maupun orangtuanya tak bisa memberikan rumah tinggal.
Keduanya berkomitmen untuk menabung dan mendapatkan rumah impian di masa depan.
"Semuanya baik-baik saja, kemudian mertua kami menelpon untuk makan bersama usai pulang dari bulan madu," tambahnya.
Mereka akhirnya makan bersama, setelah makan ayah mertua menjanjikan sebidang tanah yang harganya mencapai 3 miliar VND atau berkisar Rp 1,86 miliar.
"Ayah mertua saya mengatakan jika ingin menggunakan tanah tersebut maka kami harus menabung untuk membangun rumah, jika ingin tinggal di apartemen maka kami harus menjual tanahnya," ungkap pria tersebut.
Namun tanah tersebut tidak diberikan secara gratis, sang ayah memberikan tanah tersebut sambil mengungkapkan rahasia terbesar istri.
Ayah mertuanya kemudian memanggil anak perempuan yang selama ini ia kenal sebagai keponakan Linh. Ayah mertua meminta keponakannya tersebut membanggil pria itu 'ayah'.
Baca Juga: Pria Paruh Baya Asal Kutim Curi 4 HP Pekerja Bangunan di Bontang, Ini Tampangnya
"Ayah mertua saya menghela napas dan menjelaskan, dan saya hampir pingsan ketika rahasia terungkap," ungkapnya.
"Ternyata ah mertua saya memberikan tanah yang berharga itu sebagai jebakan, sebab kemudian dia mengungkapkan bahwa anak perempuan tersebut merupakan putri Linh," tambahnya.
Pria tersebut sangat marah pada istrinya, terlebih merasa ditipu oleh seluruh keluarga.
"Sejujurya jika saya tahu dari awal Linh punya anak, saya tak akan menikahinya, saya sendiri bahkan takut memiliki anak," ujar pria tersebut.
"Tapi Linh tiba-tiba menempatkan saya di posisi ini, ayahnya juga membawa tanah sebagai umpan, saya menjadi sulit untuk berbalik," tambahnya.
Pria tersebut mengaku masih bingung apakah ia harus memaafkan istrinya dan tinggal bersama putri tirinya atau harus pergi.
Berita Terkait
-
Pria Paruh Baya Asal Kutim Curi 4 HP Pekerja Bangunan di Bontang, Ini Tampangnya
-
3 Alasan Mengapa Pria Harus Berfikir Dewasa, Segera Cek!
-
4 Sikap Pria yang Membuatnya Semakin Menarik
-
Doa Istri Ridwan Kamil Jelang Sambut Kepulangan Jenazah Eril
-
Kacau! Pria Bermotor Pamer Kelamin Ke Ibu-ibu Pulang Belanja Di Jaktim
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang
-
Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala
-
Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran
-
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu
-
Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan