Suara.com - Kurnia Muslim (39), salah satu penggali kubur jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku terharu saat menggali liang lahat bagi almarhum Eril.
Menurut dia, saat Eril dikabarkan hanyut di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, dirinya teringat dengan adiknya yang juga meninggal hanyut di Sungai Gunung Puntang, Bandung.
"Saya sangat terharu dengan cerita Eril, kalau saya pribadi kebetulan 2016 juga kejadian sama adik saya di Gunung Puntang sini meninggalnya hanyut di sungai, jadi saya pribadi agak terasa keulang memorinya," kata Kurnia kepada Suara.com di Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022).
Kurnia bersama enam orang lainnya ditugaskan menggali liang lahat Eril sejak Minggu (13/6/2022) pukul 05.00 WIB, proses penggalian berlangsung sekitar empat jam atau hingga pukul 09.00 WIB.
Mereka diminta khusus oleh Bapak Doni, paman dari Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya untuk menggali kubur Eril.
"Kita awalnya diminta oleh pamannya Ibu Atalia, pak Haji Doni, ini kan kampungnya Bu Atalia, disini ada pamannya pak Haji Doni, kita dekat dengan pak Haji Doni," ungkapnya.
Dia menjelaskan, liang lahat almarhum digali dengan kedalaman 1,7 meter; lebar 1 meter; dan panjang 2,4 meter.
"Agak besar karena ukuran peti jenazah," ungkapnya.
Kurnia dan kawan-kawan merasa beruntung karena bisa berkontribusi untuk membantu Gubernur Ridwan Kamil yang berduka kehilangan Eril.
Baca Juga: Cerita Para Penggali Kubur Almarhum Eril, Ikhlas Kerja Dari Subuh Demi Bantu Ridwan Kamil
"Kita sebagai warga harus ikut kontribusi pemakaman, istilahnya jadi berkah saja, pimpinan kita anaknya meninggal kena musibah kita ikut belasungkawa dengan cara ikut menyumbangkan tenaga saja dengan membuat galian kubur," tuturnya.
Jenazah Eril sendiri tengah dalam perjalanan menuju pemakaman Cimaung, dibawa dengan menggunakan mobil jenazah berwarna silver setelah diberangkatkan dari rumah duka di Gedung Pakuan, Bandung sekira pukul 09.00 WIB.
Para peziarah dari pejabat hingga kerabat dekat Eril juga langsung berdiri menghormati kedatangan jenazah Eril sambil melafalkan doa.
Prosesi pemakaman Eril sendiri dijadwalkan akan dimulai pukul 11.00 WIB.
Berita Terkait
-
Ratusan Personel TNI-Polri Dikerahkan Buat Amankan Pemakaman Eril, Putra Ridwan Kamil
-
Kesaksian Rekan Satu Mobil dengan Jenazah Anak Ridwan Kamil: Wangi Sekali Eril
-
Indonesia Berduka, Pria Ini Ikut Salat Jenazah di Depan TV saat Ridwan Kamil Pimpin Salat Jenazah Eril
-
Video Arkana Jalan-jalan di Depan Karangan Bunga untuk Eril, Publik: Arka Rindu Aa Eril
-
Cerita Para Penggali Kubur Almarhum Eril, Ikhlas Kerja Dari Subuh Demi Bantu Ridwan Kamil
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total