Suara.com - Muhammad Lutfi resmi dicopot dari jabatan Menteri Perdagangan. Posisi Mendag kini diisi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (15/6/2022) hari ini.
Terkait pencopotan dirinya dari di Kabinet Indonesia Maju, Muhammad Lutfi tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp235.519.453.179. Total kekayaan milik Lutfi tercatat di laman resmi e-lhkpn milik KPK.
Rincian total kekayaan Lutfi di antaranya berupa tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah. Dalam LHKPN yang disetorkan ke KPK, M Lutfi memiliki enam bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan.
Lalu, dua bidang di daerah Kota Bogor serta satu bidang tanah di Kota Depok dengan total mencapai Rp94,978 miliar.
Selanjutnya, harta bergerak berupa transportasi milik Lutfi, berupa satu unit mobil Lexus, satu unit mobil BMW X7; serta dua unit motor Honda Matik yang nilainya mencapai Rp3.260.000.000.
Kemudian, harta bergerak lainnya milik Lutfi mencapai Rp29.1 miliar. Sedangkan, surat berharga sebesar Rp59.470.511.283 dan kas setara kas senilai Rp16.629.587.541 serta harta lainnya sebesar Rp 65.046.607.516.
Lutfi dalam catatan LHKPN pun ternyata memiliki utang sebesar Rp32.965.253.161. Sehingga total kekayaan Lutfi mencapai Rp235.519.453.179.
2 Menteri Dicopot Jokowi
Hari ini, Presiden Jokowi telah me-reshuffle sejumlah pembantunya di Kabinet Indonesia Maju. Ada sejumlah pengisian jabatan menteri dan wakil menteri.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Buka-bukaan Dirinya Diundang Diskusi Ke Istana Hingga Diangkat Jadi Menteri Jokowi
Selain Muhammad Lutfi dicopot dalam jabatannya, Sofyan Djalil turut digantikan jabatannya oleh Eks Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Menteri ATR/BPN.
Selanjutnya, Wempi Wetipo mengisi jabatan sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri PUPR.
Kemudian, Raja Juli menjabat sebagai Wakil Menteri ATR/BPN menggantikan Surya Tjandra.
Terakhir, Alfiansyah Noor mengisi jabatan kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Berita Terkait
-
Zulkifli Hasan Buka-bukaan Dirinya Diundang Diskusi Ke Istana Hingga Diangkat Jadi Menteri Jokowi
-
Dilantik Jadi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan Janji Bisa Selesaikan Masalah Minyak Goreng
-
Ditanyai Solusi Masalah Minyak Goreng, Mendag Zulkifli: Pakai Kemasan Sederhana
-
Intip Koleksi Kendaraan Muhammad Lutfi vs Zulkifli Hasan, Siapa yang Lebih Merakyat?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga