Suara.com - Terekam oleh kamera pengawas aksi maling yang berhasil menggondol sepeda motor Scoopy di dalam sebuah kos-kosan.
Video yang merekam aksi maling tersebut diunggah oleh akun Instagram @kabarpekanbaru pada Rabu (15/05/22) kemarin.
Pada video unggahan, terlihat seorang pria yang mengenakan jas hujan sedang berada di dalam area sebuah kos-kosan.
Pria yang merupakan maling tersebut awalnya mengotak-atik sepeda motor lain yang juga terparkir depan depan kamar kos.
Seperti mengetahui bahwa sepeda motor tersebut sulit dibobol, akhirnya maling yang berhelm tersebut berpindah ke sepeda motor Scoopy yang saat itu juga berada di sana.
Pria tersebut tampak mengotak-atik bagian lubang kunci kontak sepeda motor, hingga ia berhasil membobolnya dan membawa kabur sepeda motor tersebut.
Dalam video yang beredar, tampak pula beberapa sepeda motor lain yang terparkir di lorong kos-kosan tersebut. Keadaan dalam kos-kosan tersebut pun juga tampak sepi.
Aksi maling yang berhasil membawa kabur sepeda motor Scoopy yang terparkir di area kos-kosan ini pun menuai beragam respons dari netizen.
"Sekarang harus digembok yang banyak. Gembok cakram, pengunci rem depan, kunci stang arah kanan, ban belakang kunci pakai gembok sepeda atau rantai," saran netizen.
Baca Juga: Bela Roy Suryo Soal Cuitan Stupa Mirip Jokowi, Natalius Pigai: Dia Bukan Orang Yang Mengubah Wajah
"Makin ke sini makin meresahkan aja curanmor nih. Tempat tadahnya yang harus diselidiki," terang netizen.
"Padahal udah aman rasanya parkir di dalam ruangan. Ternyata maling sekarang nekat-nekat," ungkap netizen.
"Percuma CCTV aja yang ada. Nggak juga bisa menggagalkan maling. Perlu satpam ini. Kosnya sepertinya bagus," kata netizen.
"Emang kosan macam gini nggak ada security-nya?" tanya netizen.
Menurut informasi dari pengunggah video, aksi maling yang berhasil bawa kabur sepeda motor milik penghuni kos-kosan ini terjadi di wilayah Pekanbaru. Tepatnya di Jalan Air Dingin Pekanbaru.
Berita Terkait
-
Bela Roy Suryo Soal Cuitan Stupa Mirip Jokowi, Natalius Pigai: Dia Bukan Orang Yang Mengubah Wajah
-
Pria Diduga ODGJ Bergelantungan di Truk Pengangkut Minyak Pertamina, Warganet: Peter Parker?
-
Naik Sepeda Motor Tak Boleh Pakai Sandal Jepit, Ini Respons Kelompok Milenial
-
Babe Cabita Apresiasi Polisi Gercep Olah TKP Kasus Curanmor, Nitizen: Coba Orang Biasa yang Melapor
-
Bantah Terapkan Tilang, Ini Alasan Polisi Minta Pengendara Sepeda Motor Tidak Pakai Sandal Jepit
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda