Suara.com - Geng motor 'POYOK 09 JR' melakukan penyerangan hingga videonya viral. Sebelum melakukan aksi berutal mereka sempat melakukan live di Instagram sambil konvoi menenteng senjata tajam dan menantang lawannya.
Hal itu terungkap dalam rilis Polres Metro Jakarta Pusat yang menetapkan tiga orang tersangka dari geng motor 'POYOK 09 JR' karena melakukan pembacokan terhadap seorang korban berinisial RMH (19). Adapun ketiga tersangka adalah Cola (22), MC alias Ekel (19), dan PIP alias Agoy (19).
Disebutkan, sesaat melakukan penyerangan terhadap RMH yang sedang nongkrong bersama rekannya di di Pintu Air II RT 004/ RW 004 Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir pada Sabtu (4/6/2022) lalu, sekitar pukul 05.30 WIB, ketiga tersangka bersama 20 rekannya konvoi mengendarai sepeda motor.
Bahkan berdasarkan video rekaman kamera pengawas atau CCTV yang beredar di media sosial, saat berkendara beriring-iringan ketiga tersangka dan rekannya terlihat menenteng senjata tajam mirip celurit.
Pada saat konvoi, mereka juga melakukan Live di akun Instagram yang dikendalikan oleh tersangka Agoy. Tak hanya itu akun tersebut juga digunakan mereka untuk mencari lawan.
"Saling tantang menantang melalui akun Instagram," kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto di Mabes Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022).
Pembacokan dilakukan geng tersebut saat menjumpai korban yang sedang nongkrong bersama rekannya. Namun pada saat geng motor 'POYOK 09 JR' tiba, rekan korban lainnya langsung kabur.
"Posisi korban waktu itu tertinggal oleh kawan-kawannya," jelas Setyo.
Tersangka Cola yang saat itu dibonceng oleh Ekel turun dari sepeda motor. Kemudian melakukan pembacokan menggunakan celurit sebanyak satu kali mengenai bagian punggung korban.
Baca Juga: Tampang 3 Tersangka Geng Motor Yang Bikin Onar Di Gambir Jakarta Pusat, Aksinya Viral Di Medsos
Dalam kasus ini Cola dijerat dengan pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan. Namun jika luka bacok yang dialami korban mengakibatkan cacat permanen Cola terancam hukuman paling lama lima tahun penjara. Sementara itu kedua rekannya Ekel dan Agoy dijerat dengan Pasal 55 Jo 351 KUHP dkarena terlibat dalam aksi pembacokan tersebut.
Viral
Peristiwa penyerangan geng motor tersebut sempat viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @sekitarjakpus. Peristiwa tersebut dituliskan terjadi pada Sabtu (4/6/2022).
Pada saat kejadian warga yang berada di lokasi tidak berani keluar rumah karena khawatir menjadi sasaran kekerasan geng motor. Akhirnya diketahui akibat kejadian itu menyebabkan satu orang korban mengalami luka.
Berita Terkait
-
Geng Motor di Jakarta Mulai Cari Masalah dengan Geng Lain
-
Tampang 3 Tersangka Geng Motor Yang Bikin Onar Di Gambir Jakarta Pusat, Aksinya Viral Di Medsos
-
Viral Pengeroyokan Remaja di SPBU Pahlawan Palembang, Dua Korban Dipukul 15 Orang
-
Remaja di Duri Jadi Salah Sasaran Pengeroyokan-Penikaman Buntut Aksi Balap Liar
-
Kerap Bikin Teror hingga Aniaya Warga Ciamis, Anggota Geng Motor dari Tasikmalaya Teramcam Lima Tahun Bui
Terpopuler
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Donald Trump: Saya Tidak Mau Paus Mengkritik Presiden Amerika Serikat
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz
-
Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir