Suara.com - Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, mengatakan bahwa NasDem akan mengusung calon presiden yang memang memiliki elektabilitas baik. Tokoh yang memiliki eketabilitas tinggi pada survei di antaranya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Menurutnya pemilihan capres berdasarkan elektabilitas itu memang sudah dilakukan NasDem dalam pilpres sebelumnya.
"Kan NasDem itu selalu mencalonkan calon berdasarkan elektabilitas," kata Irma di Jakarta Convention Center, Kamis (16/6/2022).
Pemilihan capres berdasarkan elektabilitas juga dinilai perlu sebagai penarik untuk membangun koalisi.
"Kalau elektabilitasnya bagus enggak mungkin partai enggak mendukung," kata Irma.
Diketahui NasDem sudah menerima 25 nama yang direkomendasikan 34 DPW sebagai calon presiden. Di antara 25 nama itu, ada capres yang memang memiliki elektabilitas tinggi dalam beberapa hasil survei, semisal nama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
Anies dan Ganjar sendiri merupakan dua figur yang paling direkomendasikan oleh 34 DPW di Rakernas NasDem.
Berkaitan dengan nama Anies yang menjadi terbanyak direkomendasikan, Irma mengingatkan bahwa NasDem masih memerlukan koalisi untuk bisa mengusung siapapun capresnya.
"Kalaupun satu nama tentu kan harus mendapatkan koalisinya dulu. Percuma kita usulkan satu nama tapi partai koalisinya gak ada," kata Irma.
Anies Pertama, Ganjar Nomor Dua
Total ada 25 nama yang telah masuk dalam penyampaian rekomendasi di Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center. Dari nama-nama tersebut, ada lima nama yang menjadi terbanyak direkomendasikan.
Mulai dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Ketua DPR Fraksi NasDem Rachmat Gobel dan Andika Perkasa.
Anies menjadi nama yang paling direkomendasikan sebagai calon presiden 2024 dari Partai NasDem dalam Rakernas NasDem di hari kedua.
Anies tercatat direkomendasikan oleh 32 DPW NasDem dari total 34 DPW provinsi.
Hanya ada dua DPW yang tidak merekomendasikan nama Anies, yaitu DPW Papua Barat dan DPW Kalimantan Timur.
Berita Terkait
-
Disaksikan Megawati, Kepala Daerah PDIP Teken Surat Janji Mulai Dari Anti KKN Hingga Tak Manfaatkan Jabatan
-
DPW Nasdem Jabar Pilih Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Disusul Andika Perkasa, Ganjar dan Erick Thohir
-
Sempat di Luar Pemerintahan Era SBY, Hasto: PDIP Sudah Biasa Menghadapi Godaan Kekuasaan
-
Total 25 Kandidat Capres NasDem: Anies Teratas Dipepet Ganjar, Erick Thohir hingga Andika, Tak Ada Nama Prabowo dan Puan
-
Mayoritas DPW NasDem Jagokan Anies Baswedan Jadi Capres di Pilpres 2024
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed