Suara.com - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid angkat bicara soal kabar PKB yang tengah menjalin komunikasi dengan Demokrat dan PKS untuk berkoalisi.
Menurut Jazilul, saat ini antara PKB-PKS-Demokrat masih sebatas menjalin penjajakan, belum resmi membentuk koalisi.
"Ini kan baru komunikasi ya, pacaran," kata Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).
Karena itu, PKB tidak mau terburu-buru mendeklarasikan pembentukan koalisi.
"Soal deklarasi, soal pengumuman itu kan soal teknis aja, nggak ada yang terburu-buru. Tentu kalau kita mau deklarasi nyari hari yang baik, nyari yang cuacanya terang, ya gak mendung-mendung begini," tutur Jazilul.
Ajak Satu Gerbong
Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, sebelumnya, mengakui bahwa Partai Demokrat tengah membuka komunikasi dengan PKB dan PKS seiring dengan rencana membangun koalisi bersama.
Diakui Demokrat, mereka harus memiliki koalisi untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen.
"Akhir-akhir ini, komunikasi dengan PKS dan PKB makin intens," kata Herzaky.
Baca Juga: Wacana Bikin Koalisi Bareng Jelang Pemilu 2024, Demokrat Akui Getol Komunikasi dengan PKB dan PKS
Herzaku mengatakan Demokrat memiliki kesamaan platform dengan PKB dan PKS. Kesamaan itu tampak dari visi dan cara pandang partai dalam memperjuangkan hak-hak dan program-program pro rakyat.
"Apalagi PD, PKS, PKB pernah sama-sama dalam pemerintahan pada periode 2004-2014," ujar Herzaky.
Sejauh ini Demokrat terus membangun komunikasi berlandaskan egalitarian atau kesetaraan.
"Tanpa saling mendominasi satu sama lain, membangun kepercayaan dan soliditas, serta menjunjung tinggi kedaulatan partai masing-masing."
Berita Terkait
-
Wacana Bikin Koalisi Bareng Jelang Pemilu 2024, Demokrat Akui Getol Komunikasi dengan PKB dan PKS
-
Muncul Deklarasi PKB Merah Tolak Koalisi dengan PKS, Ini Sikap DPC PKB Solo
-
PKB Bontang Incar Kursi Ketua DPRD di Pemilu 2024, Basri Rase Pamer Posisi Wakil Ketua Dewan
-
Memanas! Tolak Koalisi dengan PKS, Simpatisan dan Loyalis PKB Bentuk PKB Merah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Independensi Bank Sentral Diuji: Kenapa Pengunduran Diri Gubernur BI Bikin Investor Cemas?
-
Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum
-
Perry Warjiyo Berpotensi Dipanggil KPK Usai Mundur dari Gubernur BI, Ini Kasusnya
-
Siapa Teuku Jusuf Muda Dalam, Satu-satunya Pejabat dan Gubernur BI yang Dihukum Matii
-
Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG
-
Kenapa Komunitas Beatbox di Indonesia Bikin Ketagihan? Ini Cerita di Baliknya!
-
7 Cara Memilih Bedak agar Tidak Keputihan
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Salomon Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi dan Tepercaya di Indonesia
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi
-
Setelah Eksfoliasi Boleh Pakai Moisturizer Niacinamide? Jangan Asal Gabung, Ini 4 Pilihan Terbaik