Suara.com - Baru-baru ini beredar sejumlah poster digital yang melakukan promosi acara bernuansa sensual, yakni "bungkus night". Poster tersebut viral di sejumlah media sosial sejak Sabtu (18/6/2022).
Diketahui, poster digital tersebut mengarah ke dugaan prostitusi. Poster digital tersebut bertuliskan “Bungkus Night Vol 2”. Dalam poster tersebut, terdapat tulisan Urbanica yang disebut-sebut sebagai penggelar acara.
Seperti apa fakta-fakta acara ‘bungkus night’ tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Bertajuk “Bungkus Night Vol 2”
Poster digital tersebut bertajuk acara besar “Bungkus Night Vol 2” yang diketahui merupakan acara Urbanica. Hal tersebut tertulis dalam poster tersebut.
Acara ‘Bungkus Night’ tersebut memiliki jargon yang juga tertulis dalam poster tersebut, “Beyond Your Wildest Sexpetation”.
Acara tersebut diketahui akan digelar pada hari Jumat 24 Juni pekan depan, dan dimulai pukul 19.00 WIB, berlokasi di gerai spa dan pijat salah satu ruko di Jakarta Selatan.
Poster digital tersebut juga menyertakan nomor kontak, dan akun Instagram acara.
“Special Offer! 250k bungkus include room. Datang dan bungkus mana aja yang lo suka,” demikian kalimat promosi tertulis dalam poster tersebut.
Baca Juga: Viral Pelanggan PLN DItuduh Palsukan Meteran dan Didenda Rp68 juta, Netizen: BUMN Seenaknya Sendiri
2. Tidak Memiliki Izin Acara
Diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan memastikan tidak akan memberikan izin terkait dengan acara “Bungkus Night Vol 2” apabila polisi menemukan unsur pelanggaran pidana dalam acara tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan terkait dengan acara tersebut.
Budhi juga menegaskan pihaknya tidak akan memberikan izin acara karena acara tersebut jelas berbau unsur seksualitas.
3. Polisi Mengamankan Dua Orang Panitia Penyelenggara
Kabarnya, pihak kepolisian bergerak cepat setelah mendengar adanya poster yang viral di media sosial bertajuk “Bungkus NIght Vol 2” yang rencananya akan digelar di kawasan Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Viral Pelanggan PLN DItuduh Palsukan Meteran dan Didenda Rp68 juta, Netizen: BUMN Seenaknya Sendiri
-
Kerja Keras Tebang Tebu, Tanpa Tahu Seorang Kakek Dikasih Upah Uang Mainan, Warganet: Semoga Kena Azab Buat yang Kasih
-
Viral TKW Habiskan Rp 450 Juta untuk Renovasi Rumah, Hasilnya Malah Mengecewakan, Publik: Nyesek Jadinya Cuma Begitu
-
Sedang Menjalankan Tugas Jadi MC Wisuda Bocah Ini Malah Kebelet, Langsung Teriak di Depan Mic: Mamah Kudu Pipis!
-
Diduga Grogi Salah Injak Gas, Mobil Seruduk Tempat Makan, Pengunjung Bawa Anak Terseret Kursi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap