Suara.com - Akun Twitter @tanyakanrl unggah cuitan seorang remaja perempuan yang baru menduduki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) yang dilarang oleh ibunya untuk tidur bersama sang ayah.
Cuitan tersebut dikirimkan pada Minggu (19/06/22).
Remaja perempuan ini mengungkapkan jika dirinya saat ini duduk di kelas 11 SMA. Ia kemudian mengungkapkan bahwa ia tidak pernah diizinkan tidur bersama ayahnya oleh sang ibu.
Ketika diizinkan pun, dirinya tak boleh tidur berdampingan, harus ada adiknya atau ibunya di tengah-tengah keduanya.
"Gue cewek kelas 11, yang mana udah dalam fase remaja. Terus ibu gue nih nggak pernah ngizinin gue tidur bedua sama ayah. Kalau pun tidur sekamar, gue nggak dibolehin berdampingan gitu. Harus ada adik atau ibu di tengah-tengah kita," ungkapnya.
Selanjutnya, siswa kelas 11 ini bertanya pada publik, apakah jika ia merasa sedih karena tak diizinkan tidur berdua bersama ayahnya merupakan hal wajar.
"Kalau gue ngerasa sedih gitu wajar nggak sih? Okelah, emang ibu gue punya alasan. Gue udah hampir menjadi 'wanita'", dan ayah itu perempuan dewasa. Tapi kan beliau tetap ayah gue. Gue juga pengen meluk atau dipeluk ayah pas tidur," pungkasnya.
Cuitan ini pun menuai beragam tanggapan dari netizen. Banyak netizen yang membenarkan tindakan ibu dari perempuan pengirim cuitan ini.
"Wajar sih ibu kamu kayak gitu. Ibu aku juga kok, bahkan dari aku SD kelas 4 apa 5 gitu. Ya walaupun emang beliau ayah kamu, tapi beliau tetap pria dewasa yang punya nafsu. Takutnya nanti malah gimana-gimana, mengingat kasus pelecehan orang tua ke anak juga banyak. Lebih ke jaga-jaga sih nder," tulis netizen.
"Ibumu benar. Sedih wajar. Ya dipahami saja, kamu udah gede. Dipeluknya di saat lain aja, bukan pas tidur. Ibumu kayaknya kangen pelukan bapakmu juga," kata netizen.
"Bener sih ibumu Nder. Tapi aku juga mau deh ya dipeluk ayah, soalnya terakhir kali waktu masih balita banget sampai lupa gimana rasanya," terang netizen.
"Menurutku wajar ibumu gitu. Kamu tetap bisa meluk ayahmu kok, tapi nggak di waktu tidur. Apalagi tidur berdua aja sama ayahmu," ungkap netizen.
"Wajar kok Nder. Walaupun ayah kamu, tapi kita nggak akan tahu apa yang terjadi. Sedih sih oke, tapi kamu udah dewasa, dalam islam juga kayaknya nggak diperbolehkan. Kamu bisa peluk ayah kamu saat mau berangkat kerja, dan lain-lain kok. Bisa dengan cara me time di halaman atau di ruang tamu," tambah netizen.
Berita Terkait
-
Tersebar Video Detik-Detik Pengendara Sepeda Motor Terobos Jalan hingga Jembatan, Diduga karena Rem Blong
-
Grup Kasidah Nasida Ria Manggung di Jerman, Netizen: Legend!
-
Berkedok Minta Garam ke Rumah Warga, Pria Ini Gondol Sepeda Motor
-
Acara Bungkus Night Vol 2 di Spa Jaksel Berkategori Prostitusi, Polisi: Bungkus yang Dimaksud Adalah Hubungan Seks
-
Sebelum Nikah Sepakat untuk Childfree, Wanita Ini Diceramahi Habis-habisan oleh Mertua
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu