• Klik opsi "Hasil Seleksi" jika sekolah tujuan sudah ditemukan
• Selanjutnya akan muncul daftar nama-nama peserta yang dinyatakan lolos pada seleksi PPDB Jabar tahap I.
Kemudian bagi siswa yang dinyatakan lolos dapat mengikuti tahap selanjutnya yaitu daftar ulang. Namun sebelum melakukan daftar ulang, peserta harus mencetak bukti tanda diterima oleh sekolah yang menjadi tujuan.
Bukti tanda terima tersebut bisa didapatkan dari halaman situs web pengumuman hasil seleksi PPDB. Sementara, bagi siswa yang dinyatakan tidak lolos seleksi PPDB Jabar 2022 tahap I dapat mengikuti seleksi tahap kedua.
Tahap Daftar Ulang PPDB Jabar 2022
Siswa yang dinyatakan lolos pada PPDB Jabar 2022 tahap pertama wajib mengikuti daftar ulang. Pelaksanaan proses daftar ulang dilakukan mulai 21-22 Juni 2022.
Apabila siswa tidak dapat mengikuti proses daftar ulang ditanggal tersebut, peserta dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu secara tertulis kepada pihak sekolah yang dibubuhi tanda tangan oleh orang tua pada hari terakhir jadwal daftar ulang.
Adapun persyaratan yang harus dibawa peserta saat melakukan proses daftar ulang:
• Bukti asli pendaftaran (cetak atau print out dari laman PPDB saat pendaftaran online yang Anda ikuti)
Baca Juga: Masih Ada Tahap 2, Jangan Dulu Sedih jika Tak Lolos PPDB Jabar 2022 Tahap 1
• Bukti tanda diterima (cetak atau print out dari laman PPDB setelah jadwal pengumuman)
• Fotokopi seluruh dokumen persyaratan yang telah ditentukan oleh satuan pendidikan yang dituju
• Dokumen persyaratan asli
Sementara, bagi siswa yang dinyatakan lolos pada PPDB Jabar 2022 tahap I, namun memutuskan untuk tidak jadi diambil. Maka wajib melakukan pengunduran diri pada saat proses daftar ulang. Hal ini dilakukan supaya sistem tidak mengunci pada saat peserta didik akan mendaftar kembali pada tahap kedua.
Peserta dapat mengikuti pendaftaran tahap kedua yang akan dibuka pada 23-30 Juni 2022 mendatang. Sebagai informasi, tahap kedua ini ditujukan khusus untuk jalur zonasi.
Demikian tadi informasi mengenai cara cek hasil PPDB Jabar 2022. Selamat mencoba, semoga mendapat hasil terbaik!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Masih Ada Tahap 2, Jangan Dulu Sedih jika Tak Lolos PPDB Jabar 2022 Tahap 1
-
PPDB Online SMP 2022 Jakarta: Jalur Afirmasi KJP Plus Dibuka Hari Ini!
-
PPDB SMA/SMK di Lampung Dimulai 27 Juni 2022, Kuota Mencapai 77.226 Siswa
-
Jadwal PPDB Sulsel 2022 Dimulai Hari Ini, Berikut Jalur Pendaftaran yang Terbuka
-
Cara Cek Hasil Seleksi PPDB Jabar 2022 secara Online dan Offline
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!