Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) sekaligus pemilik maskapai Susi Air, Susi Pudjiastuti mengklaim tak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan pesawat Susi Air di Timika, Papua. Dia menyebut telah menerima kabar bahwa pilot dan seluruh penumpang lainnya dalam keadaan selamat.
"Update info: Jam 09:00 Captain Pilot & Semua penumpang Selamat. Mohon doa semua proses evakuasi dari Lokasi bisa lancar dan mudah," tulis Susi lewat akun Twitter @susipudjiastuti seperti dikutip suara.com, Kamis (24/6/2022).
Pesawat jenis Pilatus Porter PK BVM Dayl Peter Houzet milik maskapai Susi Air dikabarkan mengalami kecelakaan di Timika, Papua, pada pagi ini. Pesawat tersebut sedianya hendak berangkat dari Timika menuju Duma.
Kepala Kantor SAR Timika, George L Mercy Randang menyebut pesawat tersebut bermuatan tujuh orang dengan rincian; Capt Doyle Peter, Lukas Dimpau, Seru warkus Diabelu, Leo Pimpiau, Philipus Dimpau, Ficken Dimpau, dab Melina Dimpau.
Personel gabungan Basarnas dan TNI AU kekinian tengah melakukan evakuasi terhadap korban dan puing pesawat.
"11:16 tim SAR gabungan dari personil SAR Timika dan TNI AU menggunakan helly Caracal TNI AU bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat," kata George dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).
Berdasar informasi yang diterima, pesawat tersebut diperkirakan jatuh pada titik koordinat 04°02'54.00"S/136°43'06.00"E .
Berita Terkait
-
Basarnas Dan TNI AU Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat Susi Air Di Timika
-
Pesawat Susi Air Kecelakaan Di Papua Bawa 6 Penumpang, Eks Menteri Susi Pudjiastuti Umumkan Berita Duka
-
Pesawat Susi Air Jatuh di Timika Papua, Susi Pudjiastuti Pastikan Semua Penumpang Selamat
-
Pesawat Susi Air Hilang Kontak Di Papua, Tim SAR Gabungan Bergerak Ke Titik Kecelakaan
-
BREAKING NEWS! Pesawat Susi Air Dilaporkan Hilang Kontak Di Papua
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gudang Kardus 1.000 Meter di Cengkareng Ludes Terbakar, 3 Orang Dilarikan ke RS!
-
Iwakum Desak Pemerintah Lindungi 4 Jurnalis Indonesia yang Ditahan Israel dalam Misi Gaza
-
Dikejar Sekoci Israel: Relawan Indonesia Ceritakan Situasi Mencekam di Laut Mediterania
-
Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut