Suara.com - Fenemona yang berkaitan dengan klenik bukanlah fenomena baru di Indonesia.Fenomena ini telah melekat pada masyarakat Indonesia.
Fenomena tersebut salah satunya dialami oleh keluarga dari pengirim cuitan di akun Twitter @SeputarTetangga. Ia mengungkapkan bahwa ibunya terkena penyakit yang tak kunjung sembuh dan setelah diperiksa oleh sosok ustaz, ibunya terkena terkena 'kiriman' dari tetangganya.
Cerita tersebut dikirimkan pada Kamis (23/06/22).
Awalnya, pengirim cuitan mengungkapkan bahwa keluarganya termasuk orang yang mempercayai adanya ilmu hitam.
"Keluarga gue percaya adanya ilmu hitam, teluh atau santet, dan sebagainya," ungkapnya.
Ia kemudian menceritakan bahwa beberapa tahun belakang, ibunya terkena penyakit yang tak kunjung bisa sembuh baik fisik maupun spiritual.
Ibu dari pengirim cuitan ini pun kemudian diperiksa oleh seorang ustaz. Menurut penjelasan dari ustaz, ibunya memang sengaja dibuat sakit oleh dua orang tetangganya.
"Beberapa tahun belakangan, ibu gue diterpa badai penyakit yang nggak kunjung sembuh, fisik maupun spiritual. Setelah dicek sama ustaz, ternyata 'dibikin'. Suspeknya dua tetangga yang bersaudara," lanjutnya.
Menurut penjelasan dari sosok ustaz tersebut, kiriman tersebut memang sengaja dikirim ke ibunya yang merupakan sasaran empuk.
Baca Juga: Miliki Tetangga Brutal, Anggota Keluarga Ini Kena Pukul Gegara Bangunan Rumahnya Dianggap Mengganggu
Pengirim cuitan ini pun juga mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah terkena kiriman berupa hal gaib tersebut saat dirinya sedang melaksanakan Ujian Sekolah.
Saat itu, kepalanya terasa begitu pusing hingga ia harus dibawa kepada sosok ustaz tersebut.
Saat diperiksa, keluar enam buah bola besi dari kepalanya.
"Sempat ngarah ke gua juga pas US SMK. Ngerjain ujian lancar, tapi kepala pusing banget. Dibawa ke ustaz, keluar bola besi 6 biji dari kepala gue," ungkap pengirim cuitan.
Di akhir cuitannya, pengirim cuitan ini mengungkapkan bahwa istri dari terduga pengirim santet tersebut meninggal dunia. Kondisi ibunya pun sedang dalam proses pemulihan.
"Sekarang, dalam waktu 6 bulan, istri mereka meninggal. Ibu gue alhamdulillah lagi recovery secara fisik, tapi karena efek luka spiritual jadi gampang kena dan kemasukkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Miliki Tetangga Brutal, Anggota Keluarga Ini Kena Pukul Gegara Bangunan Rumahnya Dianggap Mengganggu
-
Viral Remaja Usia di Bawah 19 Tahun Langsungkan Prosesi Nikah, Netizen Ungkap Ada Dispensasi Nikah di Pengadilan Agama
-
Heboh Sepasang Remaja Lakukan Aksi Tak Senonoh, Satu Temannya yang Berada di Lokasi Hanya Diam di Atas Sepeda Motor
-
Curhat Kesal lantaran Adik Tirinya Dimasukkan ke Panti Asuhan Oleh Ayah Sambung, Netizen: Ambil Dia dari Tempat Itu
-
70 Ribu Hewan Ternak di Jabar akan Disuntik Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?