Suara.com - Dua tokoh besar Nahdlatul Ulama yakni Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan putri Gus Dur, Yenny Wahid saling sindir melalui media sosial.
Adapun sang ketua umum PKB tersebut diketahui telah memulai perang narasi dengan putri Gus Dur usai menyinggung soal Yenny bukan anggota PKB dan gagal membangun partai sendiri.
Seperti apa kronologi dan fakta Cak Imin-Yenny Wahid perang narasi tersebut? Berikut penjelasannya.
1. Kronologi perang sindiran Cak Imin vs Yenny Wahid
Diketahui bahwa perseteruan kedua tokoh NU tersebut berawal ketika Yenny Wahid layangkan kritik kepada Cak Imin lantaran dinilai terlalu ambisius untuk maju ke Pilpres 2024.
Adapun kritik tersebut dilayangkan Yenny saat menghadiri acara di Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang.
Manuever politik yang dikerahkan oleh sosok ketum PKB guna mengamankan posisinya di Pilpres mendatang Yenny nilai berseberangan dengan sikap Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf.
2. Yenny: Saya PKB Gus Dur, bukan PKB Cak Imin!
Tak berhenti di situ, Yenny menegaskan bahwa dirinya lebih memilih PKB aliran Gus Dur ketimbang PKB aliran Cak Imin
"Saya tidak di partai. Saya tidak punya partai. Saya PKB Gus Dur, bukan PKB Cak Imin," kata Yenny.
3. Cak Imin sentil balik
Usai putri Gus Dur layangkan kritikan tajam tersebut, Cak Imin layangkan sindiran balik kepadanya. Ketum PKB tersebut singgung soal Yenny yang tak berhak layangkan kritik lantaran bukan bagian dari PKB.
Tak tanggung-tanggung, Cak Imin juga singgung Yenny yang dinilai gagal bangun partai.
"Yeni itu bukan PKB, bikin partai sendiri saja gagal lolos, beberapa kali pemilu nyerang PKB enggak ngaruh, PKB malah naik terus suaranya," tulis Cak Imin di akun twitternya @cakimiNOW, dikutip Jumat (24/6/2022).
Sontak, Cak Imin sebut bahwa Yenny tak berhak mengatur dirinya dan memintanya urus nasib partainya sendiri.
Berita Terkait
-
Perang Narasi Cak Imin Vs Yenny Wahid, Dewan Syura PKB: Gus Dur Tak Bisa Diklaim dan Dikerdilkan Milik Segelintir Orang
-
Profil Cak Imin Ketum PKB, Lama Berseteru Dengan Putri Gus Dur
-
Soal Sindiran Gagal Bangun Parpol, Jubir Yenny Wahid Sindir Balik Cak Imin: PKB Berhasil Karena Gus Dur
-
Hubungannya Semakin Memanas, Yenny Wahid: Tidak Usah Baper Cak, Saya Bukan PKB Cak Imin
-
Cak Imin dan Yenny Wahid Saling Sindir, Denny Siregar Malah Terhibur: Perseteruan Lama Seru Juga
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi