Belum lama ini, Holywings ramai diperbincangkan di media sosial usai restoran tersebut mengeluarkan promo minuman beralkohol gratis. Minuman alkohol gratis tersebut diberikan secara gratis kepada siapapun yang bernama Muhammad dan Maria.
Promosi yang diunggah oleh akun resmi Instagram resmi Holywings tersebut pun menjadi viral hingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena dugaan penistaan agama.
Nama restoran Holywings tersebut menjadi heboh dan banyak diperbincangkan di media sosial. Lantas, seperti apa awal mula berdirinya Holywings, restoran yang kini cukup kontroversial tersebut?
Diketahui, Holywings sudah berdiri sejak tahun 2014, bisnis tersebut juga menaungi beer house lounge dan juga klub malam.
Kabarnya, di balik gemerlap kehidupan malam Holywings saat ini, mulanya Holywings merupakan sebuah kedai yang menjual nasi goreng bernama Kedai Opa di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Mengutip dari akun YouTube resmi Holywings, Co-Founder Holywings Ivan Tanjaya, membenarkan bahwa dulunya Holywings merupakan sebuah kedai nasi goreng. Ivan mengungkapkan bahwa dirinya membangun dan merintis kedai nasi goreng bernama Kedai Opa tersebut hingga menjadi Holywings bersama Eka Setia Wijaya yang juga merupakan salah satu owner Holywings.
Dulunya, kedai nasi goreng tersebut berdiri di sebuah ruko. Namun, keberuntungan belum sampai kepada Ivan dan Eka, kedai nasi goreng tersebut hanya bisa bertahan selama tiga bulan saja karena bisnis tersebut sulit berkembang.
Tidak menyerah, Ivan dan Eka kemudian mencari cara lain dan mencoba merombak konsep bisnis, hingga menjadi bisnis Holywings yang saat ini banyak dikenal oleh kalangan publik.
Baca Juga: Promosi Minuman Beralkohol Tuai Kontroversi, Siapa Pemilik Holywings?
Diakui oleh Ivan dalam channel YouTube tersebut, ide bisnis Holywings ia dapat dari China, dimana di negara tersebut banyak konsep bisnis F&B yang menyediakan tempat minum sambil makan dengan acara live music.
Sejak saat itu, Holywings mulai mengepakkan sayapnya dan menjadi salah satu restoran ternama yang ada di Indonesia. Bahkan, kesuksesan Holywings juga mampu menarik perhatian pengacara kondang bernama Hotman Paris Hutapea untuk menaruh saham pada restoran tersebut.
Diketahui, sejak bulan Mei 2021 lalu, Hotman Paris Hutapea bersama artis Nikita Mirzani mengumumkan bahwa mereka telah menjadi pemegang saham Holywings. Bahkan kabarnya, Hotman Paris sampai mencairkan empat depositonya untuk bisa membeli saham restoran tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Promosi Minuman Beralkohol Tuai Kontroversi, Siapa Pemilik Holywings?
-
Poster Promosi Minuman Gratis Holywings Disebut Berbau SARA, Afif: Disengaja Merusak Agama
-
GP Ansor Segel Tiga Outlet Holywings di Jakarta
-
GP Ansor Surabaya Minta Wali Kota Tutup dan Cabut Izin Holywings
-
6 Pegawai Holywings Indonesia Jadi Tersangka Promo Miras Gunakan Nama Muhammad dan Maria
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?