Suara.com - Sejumlah pemuda yang kerap tawuran di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur kini memiliki kegiatan anyar. Ketimbang saling melempar batu, mereka malah fokus untuk beradu kemampuan di lapangan bulu tangkis.
Para pemuda eks pelaku tawuran itu ternyata binaan Polsek Makasar. Sebelumnya mereka pernah terciduk oleh pihak kepolisian ketika tawuran.
"Peserta beberapa sebelumnya sudah kita periksa di Polsek. Mereka sempat kita kenakan wajib lapor dan sekarang kita bina," kata Kapolsek Makasar Kompol Zaini Abdillah Zainuri di Jakarta, Senin (27/6/2022).
Adapun puluhan pemuda tersebut dilibatkan dalam turnamen bulu tangkis yang diadakan oleh Polsek Makasar. Zaini menyebut kalau turnamen digelar dalam rangka pembinaan dan mencegah tawuran sekaligus memperingati HUT ke-76 Bhayangkara.
Turnamen itu diselenggarakan di lapangan bulu tangkis Jalan Haji Sulaeman, RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu. Para pelaku tawuran yang sebelumnya saling lempar batu kini adu berlaga dengan raket dan kok.
Mereka sebelumnya mengikuti pembinaan dengan melakukan latihan bulu tangkis oleh jajaran Polsek Makasar, pengurus lingkungan, dan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Tunas Permata.
"Jadi kegiatan preventif. Untuk turnamen sendiri ada 64 orang. Untuk hadiah ada kategori satu, dua, tiga untuk regu. Kemudian juara satu, dua, tiga untuk perorangan," ujarnya.
Hasil pembinaan yang dilakukan jajaran Polsek Makasar itu, dikatakan Zaini, terbukti efektif untuk menekan kasus tawuran kelompok remaja, terlebih pada masa liburan sekolah seperti sekarang.
"Kenapa Cipinang Melayu karena wilayah perbatasan dengan wilayah Bekasi. Sehingga kalau tiba-tiba mereka (kelompok musuh) lewat mengajak, ya, pasti jadi," tuturnya.
Baca Juga: Diamankan Sekuriti, Pelaku Pelecehan Anak Sempat Ancam Bunuh Orang Tua Korban
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen sebagai koordinator pembina wilayah Cipinang Melayu menuturkan pelatihan pembinaan itu berlangsung lebih dari satu bulan.
"Hasilnya sekarang Cipinang Melayu zero tawuran. Kegiatan disambut baik para orangtua. Karena para orangtua menitipkan anak-anak mereka kepada kita untuk dibina," kata Zen. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Duh! Cuma Dapat Upah Rp 150.000, Pemuda Ini Nekat Bakar Beberapa Rumah di Jakarta Timur
-
Sebelum Tertangkap, Perampok Bersenjata Spesialis Minimarket di Jaktim Sempat Beraksi di Kendal
-
Polres Jaktim Tangkap Pelaku Perampokan Minimarket di Cipayung
-
Penertiban Lokalisasi Gunung Antang Ditargetkan Bulan Juli
-
Perampok Bersenpi yang Beraksi di 2 Minimarket Jakarta Timur Ditangkap
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Klaim Donald Trump: Sejumlah Negara di Kawasan Teluk Persia Bantu AS Blokade Selat Hormuz
-
Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom
-
Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?
-
3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz