Suara.com - Pemerintah mulai akan menerapkan uji coba beli BBM pakai aplikasi MyPertamina pada 5 Juli 2022 mendatang. Lantas bagaimana dengan warga yang tak punya fasilitas mengakses aplikasi yang sudah tersedia di PlayStore ini?
Meski baru ada 5 provinsi yang akan berlakukan uji penggunaan MyPertamina ini, tapi tak sedikit kemungkinan kendala yang akan dihadapi oleh warga dan konsumen bahan bakar Pertalite dan Solar. Hal ini pun diakui Kepala BPH Migas, Erika Retnowati.
"Kira-kira kendala masalah di jaringan, kemudian di pelosok, orang enggak punya HP, nanti itu kami juga cari jalan keluarnya," kata Erika dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Kamis (23/6/2022).
Tak menutup kemungkinan, bagi konsumen yang mengalami kendala tersebut akan diberlakukan aturan pembelian BBM secara manual lewat metode pencatutan nomor polisi.
"Mungkin kembali ke jalur manual dengan memasukkan nomor polisi jadi upaya dari kami untuk terus meningkatkan pengawasan agar lebih tepat sasaran," lanjut Erika Retnowati.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution pada Senin (27/6/2022), mengatakan, pihaknya berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina mulai 1 Juli 2022.
Uji coba awal segera dilakukan di beberapa kota maupun kabupaten yang tersebar di lima provinsi yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta.
"Kami menyiapkan website MyPertamina, yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022," kata Alfian.
Masyarakat yang berhak atas BBM subsidi dapat mendaftarkan datanya melalui laman tersebut untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar.
Baca Juga: Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Aplikasi MyPertamina
Berikut ini informasi seputar cara daftar MyPertamina untuk membeli BBM bersubsidi.
- Pertama, instal aplikasi MyPertamina melalui Google Play Store atau App Store
- Setelah aplikasi terinstal, buka aplikasi MyPertamina dan muncul laman setup dan klik ‘Lanjutkan’
- Setelah itu pilih ‘mulai’ dan isi nomor telepon dan PIN 6 digit. Jika sudah klik ‘Daftar’
- Pada laman registrasi isi Nama Lengkap, Nomor Telepon, PIN 6 Digit dan ketik ulang PIN 6 digit dan klik ‘Daftar’
- MyPertamina akan mengirimkan kode SMS OTP ke nomor yang didaftarkan
- Masukkan kode OTP pada kolom yang disediakan dan klik ‘Verifikasi’
- Jika verifikasi berhasil, tekan ‘Ok’ dan kamu akan otomatis akan login ke aplikasi MyPertamina
- Jika ada perintah izin perangkat untuk mengakses lokasi, mengambil gambar dan mengakses foto, media dan file maka pilih ‘Izinkan’
- Jangan lupa untuk hubungkan aplikasi MyPertamina dengan akun LinkAja milik kamu sebagai metode pembayaran. Caranya dengan mengunduh aplikasi LinkAja yang sudah tersedia di Google Play Store dan App Store
- Aplikasi MyPertamina kamu sudah dapat digunakan sebagai pembelian BBM di SPBU
Tag
Berita Terkait
-
Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Aplikasi MyPertamina
-
5 Provinsi Uji Coba Penggunaan MyPertamina untuk Pembelian BBM Subsidi
-
Per 1 Juli, Aplikasi MyPertamina Diujicobakan Jadi Syarat Beli BBM Bersubsidi
-
Cara Beli BBM Subsidi Pertalite dan Solar Tanpa Instal Aplikasi MyPertamina
-
Solar Subsidi Diduga Ditimbun di Sukabumi, Pertamina: Sanksi Tegas Memberhentikan Pasokan SPBU Yang Melanggar
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini