Salah seorang staf bar, Sifiso Promise Matinise, mengatakan kepada AFP bahwa dirinya memercikkan air ke orang-orang yang tak sadarkan diri untuk membangunkan mereka, karena berpikir mereka mabuk, sebelum akhirnya ia menyadari apa yang telah terjadi.
“Saya melihat dua orang ambruk, mereka tewas,” katanya.
Para penyelidik khusus dari Pretoria telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara, namun belum dilakukan penangkapan sejauh ini.
“Para penyelidik terus mencari kemungkinan petunjuk dan jawaban di Bar Enyobeni,” kata juru bicara kepolisian setempat, Thembinkosi Kinana.
Trauma
Banyak di antara korban yang diduga merupakan pelajar yang merayakan akhir ujian SMA mereka, kata pejabat setempat.
Autopsi tengah dilakukan untuk mencari tahu apakah kematian-kematian itu dapat dikaitkan dengan keracunan.
“Pemeriksaan post-mortem selesai tadi malam dan jenazah akan diserahkan kepada keluarga mereka hari ini,” kata Yonela Dekeda, juru bicara departemen kesehatan provinsi setempat.
Analisis forensik akan dilakukan pekan ini.
Baca Juga: Kelewat Batas, Remaja Putri Aniaya Teman, Korban Hanya Pasrah
“Sampel diambil dan diterbangkan pagi ini ke Cape Town, di mana tes akan dilakukan,” kata Bingose.
Afrika Selatan mengizinkan penduduk berusia di atas 18 tahun untuk minum minuman keras.
Namun di bar-bar kota yang seringkali terletak bersebelahan dengan permukiman, aturan keselamatan dan undang-undang usia sah minum minuman beralkohol tidak selalu ditegakkan. (Sumber: VOA)
Berita Terkait
-
Kelewat Batas, Remaja Putri Aniaya Teman, Korban Hanya Pasrah
-
Duh Meresahkan, Empat Sejoli Remaja Diduga Lakukan Tindakan Tak Senonoh di Kafe, Tuai Kecaman
-
Seorang Remaja Dibacok Gerombolan Bermotor saat Pulang dari Masjid, Bupati Cianjur Buka Suara
-
Fenomena Self Critic, Remaja Insecure
-
Anak Mulai Memasuki Usia Remaja? Ini Yang Harus Orang Tua Lakukan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan