Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menghadiri KTT G7 yang diselenggarakan di Munich, Jerman pada Minggu (27/6/2022) waktu lokal Jerman.
Pada ajang pertemuan petinggi negara G7 tersebut, Jokowi bertemu dengan sederet pemimpin lainnya. Bahkan, gaya Jokowi bercengkerama dan berinteraksi dengan para pemimpin dunia anggota G7 tersebut jadi sorotan publik usai diunggah ke media sosial Instagram sang presiden.
Seperti apa gaya Jokowi ketemu para pemimpin dunia yang juga diundang di perhelatan KTT G7 tesebut? Simak deretan potret berikut.
1. Disambut Menteri dan pasukan berbaju tradisional Bavaria
Sebelum menemui pemimpin dunia lainnya, Jokowi terlebih dahulu disambut oleh Menteri Urusan Eropa dan Internasional, Negara Bagian Bavaria Melanie Huml.
Tak tanggung-tanggung, Jokowi juga disambut oleh pasukan yang dibalut oleh pakaian tradisional Bavaria lengkap dengan senapan zaman Perang Dunia II.
Bak raja Bavaria, Jokowi melewati barisan pasukan yang berjejer menjemputnya di bandara. Bersama Huml dan Iriana, ia melewati karpet merah yang membentang sembari bertegur sapa.
2. Naik helikopter bareng PM India
Jokowi dan para pemimpin dunia lainnya menaiki sebuah helikopter untuk sampai di lokasi KTT G7 yakni Schloss Elmau Pegunungan Alpen Bavaria.
Presiden Jokowi mendapat kursi di samping Perdana Menteri India Narendra Modi saat menaiki helikopter militer tipe Sikorsky CH53.
Bak sahabat lama, keduanya tampak bercengkerama dan saling membuka obrolan sebelum akhirnya mendarat di lokasi konferensi.
3. Foto bareng Macron dan Biden, warganet: Ikuti jejak Soekarno
Jokowi tampak aktif berbincang dan berdiskusi dalam konferensi tersebut. Tak lupa ia juga bertegur sapa dan membahas berbagai hal secara empat mata dengan berbagai pemimpin dunia saat di luar forum KTT G7.
Beberapa diantaranya adalah sosok Presiden AS dan Presiden Republik Prancis yakni Joe Biden dan Emmanuel Macron.
Ketiga pemimpin negara dunia tersebut tampak hangat meskipun berbicara serius terkait topik yang dibahas di forum.
Adapun topik yang dibahas dalam forum sebelum ketiganya berbicara secara intim adalah perubahan iklim, energi, dan kesehatan.
"Sesi working lunch KTT G7 hari ini mengambil topik perubahan iklim, energi, dan kesehatan." tulis Jokowi dalam unggahan Instagram pribadinya.
Foto gaya Jokowi menyempatkan diri untuk berdiskusi di luar forum bersama Macron dan Biden menangkap atensi publik. Warganet mengapresiasi keaktifan Jokowi bahkan hingga menyandingi sang presiden dengan Soekarno.
"Pakde pokus pada Militer aja sama politik ikutin jejak Ir. Soekarno," tulis salah satu akun Twitter.
"Love u Pakde," sambung akun lainnya.
4. Jokowi dirangkul Joe Biden
Bak kawan lama, Joe Biden merangkul Jokowi saat sesi foto bersama yang dipimpin oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz selaku tuan rumah.
Kedua pemimpin negara G7 tersebut tampak akrab saat bertemu bahkan Joe Biden sempat merangkul Jokowi hingga bersandar di pundaknya.
Keakraban keduanya juga turut disaksikan oleh pemimpin negara G7 lainnya yang hadir dalam konferensi tersebut
5. Kena 'tinju' PM Inggris
Tak ada angin tak ada hujan, sosok Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson sempat memberikan 'tinju' ke lengan Jokowi saat keduanya sedang berdiskusi.
Adapun Jokowi dan Johnson pada waktu itu sedang melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson di sela-sela forum KTT.
Ternyata, 'tinjuan' yang diberikan Johnson ke Jokowi adalah simbol keakraban antara kedua pemimpin dunia tersebut. Bak sahabat lama, Johnson memberikan gestur tinjuan lembut dengan maksud gurau ke lengan Jokowi.
"Apa kabar?" tanya Johnson kepada Jokowi berbahasa Inggris seraya memberi gestur tinjuan bersahabat.
"Saya baik," jawab Jokowi juga dalam bahasa Inggris.
Johnson juga mengaku bahwa dirinya sangat antusias bertemu dengan sosok presiden RI tersebut.
Usai bertegur sapa, keduanya tampak membahas beberapa topik terkait hubungan bilateral Inggris-Indonesia.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Temukan Unsur Pidana, Polisi Naikan Status Perkara Dugaan Penistaan Agama Budha Roy Suryo ke Tahap Penyidikan
-
5 Fakta Pesawat Jokowi Berputar 360 Derajat di Langut Turki Yang Timbulkan Pertanyaan
-
Momen Jokowi Naik Helikopter Militer Bareng Para Pemimpin Dunia
-
Presiden Kunker ke Ukraina Hingga Rusia, Pemerintahan Indonesia Dipimpin Wapres Ma'ruf Amin
-
Penampakan Sapi Kurban Presiden Jokowi Seharga Rp110 Juta di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?