Suara.com - Tim Nasional atau Timnas Israel lolos ke Piala Dunia U-20 yang bakal digelar di Indonesia pada 2023 mendatang. Otomatis Timnas Israel akan datang ke Indonesia.
Namun kedatangan tersebut menjadi polemik, karena sikap Indonesa yang sejak merdeka tidak pernah mengakui keberadaan Israel, sebab konflik dengan Palestina.
Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), Sarbini Abdul Murad menyebut kedatangan Timnas Israel ke Indonesia menjadi sebuah ujian.
"Lolosnya timnas Israel akan menjadi ujian berat bangsa Indonesia untuk membuktikan konsistensinya dalam pembelaan terhadap Palestina dan penolakan atas segala bentuk penjajahan seperti yang termaktub dalam UUD 1945," kata Sarbini saat konferensi pers di Senen, Jakarta Pusat, Rabu (29/6/2022).
Dia mengatakan, jika pada akhirnya pemerintah mengizinkan Timnas Israel masuk ke Indonesia, hal tersebut menunjukkan sebuah pengakuan.
"Ini akan menjadi sebuah bentuk pengakuan secara tidak langsung bagi eksistensi Israel dan bentuk dukungan atas penjajahan yang dilakukan Isarel kepada bangsa Palestina," tegasnya.
Karenanya sikap pemerintah dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali akan menjadi sebuah catatan, sikap pemerintah mendukung Palestina.
"Ketegasan pemerintah dalam hal ini Menpora akan menjadi menjadi catatan sejarah keseriusan pemerintah bersikap terhadap penjajahan Israel atas tanah Palestina," ujar Sarbini.
Menpora Pastikan Israel Tetap Bisa Bertanding di Indonesia
Menpora, Zainudin Amali menegaskan sudah ada jaminan bagi Israel untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Kepastian ini disampaikan sebelum Israel lolos.
"Sudah kami bahas sejak 2019. Semua negara yang lolos menjadi peserta Piala Dunia U-20 2023, dipersilakan untuk bermain," ujar Amali pada 23 Juni lalu.
"Jadikan olahraga itu tidak ada urusan dengan politik. Karena itu FIFA sudah menyampaikan kepada kami, siapa pun negara yang lolos, harus bisa bertanding di Indonesia. Jadi, tidak ada masalah. Pasti pihak keamanan kita akan memberikan rasa aman. Ini hal yang perlu diperhatikan.” jelasnya.
Berita Terkait
-
Menpora: Piala AFF Jadi Modal Timnas Indonesia U-19 Hadapi Piala Dunia U-20 2023
-
Desak Pemerintah RI Tolak Kedatangan Timnas Israel U-20, MER-C: Mereka Pelanggar HAM dan Penjajah Bangsa Palestina!
-
Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Tolak Timnas Israel ke Indonesia pada Piala Dunia U-20 2023, Minta Pemerintah Tegas
-
Menpora Kasih Lampu Hijau Naturalisasi Pemain untuk Piala Dunia U-20 2023
-
Daftar Enam Tim yang Lolos ke Piala Dunia U-20 2023, Terbaru Slovakia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar