Aaliyah bekerja dengan Kelly, yang menulis dan menjadi produser album debutnya tahun 1994, Age Ain't Nothing But A Number. Dia meninggal dalam kecelakaan pesawat pada tahun 2001 dalam usia 22 tahun.
Apa yang terjadi sekarang?
Hukuman Kelly telah diputuskan. Dia harus menjalani hukuman minimal 10 tahun penjara.
Pengacaranya berpendapat bahwa Kelly, yang telah dipenjara sejak 2019, hanya pantas mendapatkan hukuman maksimal sekitar 17 tahun penjara di bawah pedoman hukuman federal.
Tetapi jaksa berpendapat Kelly harus menghabiskan lebih dari 25 tahun penjara, dengan mengatakan pria berusia 55 tahun itu tetap menjadi "bahaya serius" bagi publik, dan mengatakan dia layak ditahan di balik jeruji sampai memasuki usia 70-an.
"Kejahatan terdakwa selama beberapa dekade tampaknya telah didorong oleh narsisme dan keyakinan bahwa bakat musiknya membebaskannya dari segala kebutuhan untuk menyesuaikan perilakunya — tidak peduli seberapa predator, berbahaya, memalukan, atau kasar kepada orang. lain — dengan batasan hukum," tulis jaksa dalam tuntutannya di pengadilan.
Kelly telah berulang kali membantah tuduhan pelecehan seksual.
Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Meskipun Kelly akan segera dihukum, cerita ini masih jauh dari selesai.
Kelly juga menghadapi tuntutan federal di Chicago atas pornografi anak, dan tuntutan lain di negara bagian di Illinois dan Minnesota.
Bersama dengannya, terdakwa dalam kasus Illinois itu adalah dua mantan karyawannya.
Baca Juga: Maxwell: Perempuan di Balik Skandal Perdagangan Seks yang Guncang AS
Meskipun mereka menyangkal tuduhan itu, jaksa dalam persidangan September 2021 mengatakan Kelly "menggunakan lingkaran dalamnya sebagai sarana untuk tujuan kriminal."
Seorang pengacara beberapa penuntut Kelly, Gloria Allred, juga telah terlibat dalam kasus terhadap Harvey Weinstein dan Jeffrey Epstein.
Tetapi setelah vonis bersalahnya, dia berkata: "Kelly adalah yang terburuk."
"R Kelly mengira dia bisa lolos dari semua ini, tapi kenyataannya ia tidak bisa," katanya.
"Terlepas dari kenyataan bahwa dia pikir dia bisa mengendalikan semua ini, dia salah."
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.
Berita Terkait
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya