Suara.com - Pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar melalui MyPertamina di 11 daerah resmi diterapkan mulai hari ini, Jumat (1/7/2022). Bagaimana cara mendaftar untuk membelinya?
Sebelum itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan bahwa pendaftaran MyPertamina untuk kendaraan roda empat dilakukan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi dapat tepat sasaran sesuai jumlahnya.
Ada beberapa syarat Daftar Aplikasi MyPertamina yang perlu kamu siapkan, antara lain:1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) 2. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 3. Foto Kendaraan 4. Dokumen Pendukung Lainnya
Untuk pendaftarannya sendiri, bisa dilakukan melalui aplikasi yang diunduh di ponsel para pengguna atau laman resmi MyPertamina. Berikut cara selengkapnya.
Cara Daftar melalui Aplikasi MyPertamina
- Unduh atau install aplikasi MyPertamina di Google Play Store atau App Store
- Lalu, daftarkan diri dengan memasukkan nama lengkap, nomor telepon, dan PIN sebanyak enam digit
- Masukkan kode OTP yang diterima melalui SMS untuk aktivasi akun MyPertamina
- Jika sudah berhasil, log in dengan memasukkan nomor telepon dan PIN
- Kemudian, aktifkan LinkAja untuk melakukan pembayaran secara cashless (non tunai).
Cara Daftar MyPertamina melalui Website
- Buka situs https://subsiditepat.mypertamina.id/ melalui browser atau sejenisnya
- Centang informasi memahami persyaratan
- Klik Daftar Sekarang
- Ikuti instruksi atau arahan dalam website tersebut
- Tunggu pencocokan data maksimal tujuh hari kerja di alamat email yang telah didaftarkan atau cek status pendaftaran di website secara berkala
- Apabila sudah terkonfirmasi, unduh dan simpan kode QR untuk bertransaksi di SPBU Pertamina.
Pada tahap pendaftaran, akan fokus untuk melakukan pencocokan data antara yang kendaraan didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen yang dimiliki pihak Pertamina.
Jika statusnya terdaftar, masyarakat akan menerima QR Code Unik yang dikirim melalui email atau notifikasi di website subsiditepat.mypertamina.id.
Demi kemudahan, QR Code tersebut bisa dicetak dan dibawa ke SPBU, sehingga pengguna tidak wajib mengunduh aplikasi MyPertamina atau membawa ponsel ke SPBU untuk membeli BBM subsidi.
Baca Juga: Cara Mendaftar MyPertamina dan Langkah Bayar saat Beli Pertalite Mulai 1 Juli 2022
Di sisi lain, Irto mengungkapkan bahwa penyaluran Pertalite maupun Solar subsidi masih memiliki berbagai tantangan. Diantaranya, ada pengguna yang tidak seharusnya ikut mengkonsumsi BBM bersubsidi dan ini mempengaruhi kuota yang perlu dipatuhi Pertamina Patra Niaga selaku badan usaha yang ditugaskan.
Menurutnya, penyaluran yang tepat sasaran sangat penting, mengingat pemerintah diketahui telah berkontribusi mengalokasikan dana hingga triliunan rupiah untuk subsidi energi di tahun 2022.
Untuk memastikan subsidi energi tersebut, Pertamina Patra Niaga juga wajib mematuhi regulasi yang berlaku, seperti yang tercatat pada Peraturan Presiden No. 191/2014 serta Surat Keputusan (SK) Kepala BPH Migas No. 04/P3JBT/BPH Migas/KOM/2020.
Demikian cara mendaftar MyPertamina yang mulai berlaku hari ini.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mendaftar MyPertamina dan Langkah Bayar saat Beli Pertalite Mulai 1 Juli 2022
-
Aplikasi untuk Beli BBM Subsidi Down, Pertamina: Sabar Ya
-
Beli BBM Melalui MyPertamina Khusus Roda Empat : Tak Wajib Download Atau Bawa Ponsel
-
Aplikasi MyPertamina Sulit Diakses, Masyarakat Ramai-ramai Beri Rating Sangat Buruk
-
Diuji Coba Hari Ini, Aplikasi MyPertamina Diserbu Bintang Satu karena Disebut Menyusahkan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan