Suara.com - Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi meresmikan program tilang elektronik atau e-TLE tahap II di Polda Sumatera Selatan. Peresmian ini dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juni 2022 hari ini.
Firman menyebut ada empat set kamera e-TLE yang ditambah di wilayah Sumatera Selatan.
Rinciannya, dua set e-TLE di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Sukarami, satu set di Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat 1, dan satu set di kawasan Nilakandi, Kecamatan Ilir Timur II. Adapun, total ada 30 kamera statis dan 10 kamera bergerak yang telah terpasang sebagai penunjang kebijakan e-TLE di wilayah Sumatera Selatan.
“Sekali lagi pada hari yang spesial pada hari ulang tahun Bhayangkara ke-76 ini Polda Sumsel sebagai salah satu piloting menambah titiknya yang kami nilai sebagai menambah meningkatnya komitmen terhadap terciptanya budaya tertib berlalu lintas,” kata Firman dalam keterangannya, Jumat (1/7/2022).
Firman menyebut penambahan kamera e-TLE ini terwujud atas kerja sama dengan pemerintah daerah. Atas hal itu dia mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah yang miliki komitmen untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
"Hari ini kita saksikan ada dukungan penambahan titik-titik pantauan e-TLE sebagai bentuk komitmen Sumsel dan seluruh jajarannya, terhadap tercapainya pembentukan budaya tertib berlalu lintas di Sumsel itu yang penting,” katanya.
Berkenaan dengan itu, Firman menekankan bahwa penambahan kamera e-TLE bukan bertujuan untuk meningkatkan tindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas. Melainkan diklaim sebagai upaya pencegahan.
“Tolong digaribawahi e-TLE ini mendukung proses penegakan hukum. Penegakan hukum bukan hanya memberikan peringatan-peringatan atau teguran kepada pelanggar. Tapi memberikan pencegahan agar tidak terjadinya pelanggaran,” pungkasnya.
Baca Juga: Cara Cek Kendaraan Kena ETLE atau Tidak Agar Tak Kaget saat Dapat Surat Tilang
Berita Terkait
-
Viral, Emak-Emak Tutup Pelat Motor Pakai CD agar Tak Kena Tilang Elektronik
-
Cara Cek Kendaraan Kena ETLE atau Tidak Agar Tak Kaget saat Dapat Surat Tilang
-
Tak Cuma Celana Dalam, Emak-emak di Lamongan Ini Juga Tutupi Plat Nomor Pakai Bra Demi Hindari ETLE
-
Kocak, Wanita Ini Tutupi Pelat Nomor Motor Pakai Celana Dalam Pink
-
Aksi Kocak Para Emak-emak Joget Tutup Plat Nomor Pakai BH dan Celana Dalam, Diduga untuk Hindari Tilang Elektronik
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto